Menu
Selasa, 20 Pebruari 2018
Ilustrasi | Sumber Foto:IST

KABARTIMUR.co.id, AMBON - Sebanyak 104 personil Brimob Polda Maluku akan diberangkatkan ke Poso, Sulawesi Tengah untuk menumpas kaki tangan Satntoso, gembong teroris yang meregang nyawa dalam oeprasi tinombala tahun 2016 lalu.

Ratusan personil brimob yang berjumlah sebanyak 1 SSK ini akan tergabung dalam operasi Tinombala  atau operasi anti terorisme di Poso.

Ratusan pasukan elit kepolisian asal Maluku ini di tugaskan untuk mengejar kelompok teroris, kelompok radikal yang ditengarai masih menguasai Gunung Biru, Poso. Kelompok yang sebelumnya dipimpin Santoso ini kini di pimpin oleh Ali Kalora.

Adapaun pasukan brimob Polda Maluku yang dikirim ke Poso ini akan di pimpin Kompol Handri Wira Suriyana, kepala detasemen kompi B Brimob Polda Maluku. Dalam menjalankan operasi itu, Kompol Handri Wira Suriyana menjadi wakil komandan sektor 1.

Sesuai agenda, ratusan pasukan khusus polri ini akan di terbangkan pada Jumat, 31 Maret 2017 mendatang. Keberangkatan korps baret biru tua asal Maluku ini berdasarkan surat Telegram Kapolri Nomor: STR/68/III/2017, tanggal 20 Maret 2017.

“1 SSK atau sebanyak 104 personil di pimpin Kaden B Brimob Kompol Handri Wirya disiapkan untuk ikut Operasi Tinombala,” ungkap Kasat Brimob Polda Maluku Kombes Agus Pujianto kepada Kabar Timur, Rabu (22/3).

Dikatakan, saat ini ratusan personil yang telah di tunjuk untuk menjalankan tugas negara itu sedang menjalankan pelatihan,“Sekarang lagi latihan Pra Ops. Hari Jumat (24/3) pagi besok jam 8 di ruang transit lapangan Tahapari, pemberian materi analisis daerah operasi (ADO) oleh Kapolda Sulteng, Brigjen Rudy S,” tambahnya via telepon genggamnya.

Menurutnya, keberadaan ratusan anak buahnya di Poso itu untuk mengejar dan berusaha menangkap gembong teroris yang tersisa di wilayah tersebut,“Mereka akan mengejar teroris. Rencananya akan berlangsung selama kurang lebih 6 Bulan,” tutupnya. (CR1)

BERITA LAINNYA

Maluku Protes Saham Blok Masela Dibagi ke NTT

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB

Satu Pria “Bertopeng” Ditembak Polisi

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB

Ada Pembiaran di Gunung Botak

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB

PDIP Maluku “Pecah” Tiga Kubu

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB

Novum Perkara Darmo 51, Tidak Ada Markup

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB