Menu
Minggu, 19 November 2017
Ilustrasi penggusuran | Sumber Foto:IST

KABARTIMUR.co.id, AMBON - Pemerintah Kota Ambon bakal segera menertibkan sejumlah bangunan liar yang berada di kawasan Wailela, Teluk Ambon.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Ambon, Demmy Paais, menegaskan penertiban terhadap sejumlah bangunan liar di kawasan tersebut dilakukan, karena bangunan-bangunan milik warga itu tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) dari pemerintah kota.

“Karena masyarakat yang membangun rumah di daerah jembatan Wailela tersebut tanpa ada izin dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon,”tegas Paais kepada wartawan di ruangan kerjanya, Senin kemarin.

Dia mengatakan proses penertiban terhadap bangunan dan rumah-rumah warga itu akan dilakukan pada pekan depan.  Menurutnya pihaknya telah memberikan waktu kepada warga pemilik bangunan liar agar dapat membongkar bangunannya itu.

“Kita sudah memberikan waktu bagi mereka itu sampai minggu depan, kalau tidak menuruti ya kita akan tertibkan,”katanya.

Dia menjelaskan selama ini pihaknya telah memperingatkan warga di kawasan itu untuk segera membongkar bangunan liar yang mereka dirikan, namun kenyataannya bangunan-bangunan itu masih saja berdiri dan mengotori keindahan jalan.

“Kalau cepat lebih baik jadi minggu depan kita sudah bisa tertibkan,”katannya.

Paais menegaskan, tak ada toleransi terhadap penghuni bangunan liar di kawasan itu. Sebab, menurutnya, pihaknya akan memberikan batas waktu selama seminggu dan peringatan agar meninggalkan lokasi tersebut.

“Kami perlu juga pendekatan terhadap para penghuni dan tetap humanis, namun tegas,” tuturnya. (MG2)

BERITA LAINNYA

Mantan Kadis Infokom Disidang Berbelit-Belit

Rabu, 15 November 2017, 09:35 WIB

SU Pemain Proyek, Sebelum Tersandung Korupsi

Rabu, 15 November 2017, 00:47 WIB

PDIP Usung Pasangan "Kombinasi"

Rabu, 15 November 2017, 00:44 WIB

Informasi Tsunami, Warga MBD Mengungsi

Rabu, 15 November 2017, 00:42 WIB

Koruptor Kas Daerah SBB Dituntut Dua Tahun Bui

Rabu, 15 November 2017, 00:39 WIB

Haji Hayun TKBM Yos Sudarso Terancam Dilengserkan

Rabu, 15 November 2017, 00:38 WIB