Menu
Minggu, 19 November 2017
| Sumber Foto:Ruzady Adjis/Kabar Timur

KABARTIMUR.co.id, AMBON - Sebuah mobil truk terperosok dan nyaris terbalik di kawasan Tanjakan 2000, Air Kuning, Desa Batu Merah Ambon, Kamis (19/10) siang. Mobil nahas itu mengelami kecelakaan setelah melintas diatas jalan berlubang di kawasan tersebut.

Hingga Kamis malam, mobil yang mengangkut batako itu belum juga bisa ditarik dari kawasan itu. Akibat kecelakaan tersebut arus lalu lintas di kawasan tersebut sangat terganggu.

“Mobilnya belum bisa ditarik. Kecelakaan itu terjadi karena truk melintas di jalanan berlubang,”kata Fandi salah seorang sopir angkot kepada Kabar Timur.

Kondisi jalan di sepanjang kawasan Kebun Cengkeh hingga kawasan STAIN memang dalam kondisi rusak parah. Banyak jalan berlubang dan kondisi aspal yang sudah terkelupas. Kondisi itu pun menyebabkan banyak pengguna jalan yang kerap mengalami kecelakaan saat melintas di jalan sepanjang tersebut.

“Banyak tukang ojek yang jatuh saat melintas disini, beberapa hari lalu juga ada yang jatuh,”kata Fandi.

Meski mengalami kerusakan parah, namun kondisi jalan di sepanjang Kebun Cengkeh hingga kawasan STAIN tak juga diperbaiki oleh pemerintah Kota Ambon. Tak hanya itu disepanjang jalanan banyak rerumputan yang tumbuh hingga menutup badan jalan namun juga tidak dibersihkan oleh petugas berwenang.

Terkait masalah itu Koordinator Pemantau Kebijakan Publik Maluku (PKPM) Rahman Ibrahim mengatakan  kondisi jalanan di kawasan Kebun Cengkeh hingga STAIN yang mengalami kerusakan parah mencapai 1 kilometer itu harus segera diperbaiki.

“Pemerintah Kota Ambon terkesan sangat cuek sekali, harusnya jalan-jalan rusak itu sudah harus diperbaiki tapi faktanya tidak begitu,”katanya saat dihubungi.

Dia mengaku kondisi kerusakan jalan di kawasan tersebut sudah lama terjadi bahkan sejak beberapa tahun terakhir sayangnya pemerintah Kota Ambon terkesan menutup mata atas kondisi tersebut.

Dia bahkan menilai pemerintah Kota Ambon dalam menjalankan kebijakan pembangunan terkesan diskriminatif, sebab kondisi jalan yang ada di kawasan Kebun Cengkeh hingga STAIN sangat berbeda dengan yang ada di tempat lain.

“Coba lihat di kawasan Karpan, Mangga Dua, Soya dan jalan lainnya sangat licin seperti dasar dan setiap tahun diperbaiki bayangkan dengan jalan di sepanjang Kebun Cengkeh,”katanya membandingkan.

Menurutnya pemerintah kota Ambon harus segera memperbaiki kerusakan jalan di kawasan tersebut, karena ruas jalan itu menjadi satu-satunya ruas jalan yang menghubungkan masyarakat di kawasan kebun cengkeh dan sekitarnya dengan pusat kota Ambon.

Masyarakat sendiri akan menilai subjektif jika pemerintah kota Ambon terus membiarkan kondisi jalan di kawasan tersebut mengalami kerusakan,”Tentu akan dinilai masyarakat secara subjektif, bahkan masyarakat akan membanding-bandingkan kondisi jalan yang ada di kawasan itu dengan yang ada di tempat lain,”bebernya. (MG5)

BERITA LAINNYA

Mantan Kadis Infokom Disidang Berbelit-Belit

Rabu, 15 November 2017, 09:35 WIB

SU Pemain Proyek, Sebelum Tersandung Korupsi

Rabu, 15 November 2017, 00:47 WIB

PDIP Usung Pasangan "Kombinasi"

Rabu, 15 November 2017, 00:44 WIB

Informasi Tsunami, Warga MBD Mengungsi

Rabu, 15 November 2017, 00:42 WIB

Koruptor Kas Daerah SBB Dituntut Dua Tahun Bui

Rabu, 15 November 2017, 00:39 WIB

Haji Hayun TKBM Yos Sudarso Terancam Dilengserkan

Rabu, 15 November 2017, 00:38 WIB