Menu
Sabtu, 18 November 2017
IST

KABARTIMUR.co.id,AMBON- Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengajak masyarakat mengawasi penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa tahun 2017.

"Yang mengawasi ini bukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tapi masyarakat yang turut mengawasi penggunaannya," tegas Richard di Ambon, kemarin.

Bukan hanya masyarakat, penegak hukum kini juga mengawasi penggunaan ADD dan DD oleh pemerintah desa atau negeri. Pengawasan bersama ini merupakan kerjasama antara

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonsia, Kementerian Dalam Negeri dan kepolisian. "Iitu yang diharapkan agar masyarakat juga terlibat," kata dia.

Dia menganjurkan, pemerintah desa transpran mengelola ADD dan DD. Memasang baliho yang mencantumkan program perencanaan pembangunan desa agar diketahui masyarakatnya.

"Supaya masyarakat bisa lihat ini bikin talut (anggaran) berapa, bikin jalan berapa, bikin lampu berapa, bikin MCK berapa, untuk pembangunan Posyandu, itu  harus ada di baliho," saran orang nomor satu di Kota Ambon ini.

Karena sesuai aturan  pembangunan desa ini sudah harus diakomodir dalam tahun 2017 ini yang disesuaikan dengan  rumus ADD harus 10 persen yang didapat dari dana transfer dikurangi Dana Alokasi Khusus (DAK). Kalau dana transfer dari pemerintah pusat itu dikurangi, kita punya total kurang lebih Rp 710 miliar. Ketentuannya harus 10 persen, jadi di APBD harus tergambar Rp 71 miliar lebih untuk 30 desa," papar dia.

Namun di dalam anggaran induk baru dialokasikan Rp 15 miliar, kurang Rp 56 miliar. ìIni yang kita akomodir di APBD Perubahan, soal bagaimana desa bisa manfaatkan Rp 56 miliar dalam 2 bulan terakhir ini. Itu yang akan kita dorong betul agar tidak masuk ke silpa untuk tahun 2018," jelas Richard. (MG2)

BERITA LAINNYA

Mantan Kadis Infokom Disidang Berbelit-Belit

Rabu, 15 November 2017, 09:35 WIB

SU Pemain Proyek, Sebelum Tersandung Korupsi

Rabu, 15 November 2017, 00:47 WIB

PDIP Usung Pasangan "Kombinasi"

Rabu, 15 November 2017, 00:44 WIB

Informasi Tsunami, Warga MBD Mengungsi

Rabu, 15 November 2017, 00:42 WIB

Koruptor Kas Daerah SBB Dituntut Dua Tahun Bui

Rabu, 15 November 2017, 00:39 WIB

Haji Hayun TKBM Yos Sudarso Terancam Dilengserkan

Rabu, 15 November 2017, 00:38 WIB