Menu
Rabu, 24 Januari 2018
Ilustrasi

KABARTIMUR.co.id,AMBON–Dinas Kesehatan Kota Ambon mengkonfirmasi bahwa penderita penyakit kaki gajah (Vilariasis) di kota Ambon saat ini tercatat  sebanyak tujuh orang.

Kepala Program Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Menular Dinkes Kota Ambon, Yusda Tuharea menjelaskan, penderita kaki gajah yang terdata sebelumnya berjumlah 11 orang, namun empat penderita telah meninggal dunia.

“Dapat dipastikan kasus penderita kaki gajah tidak lagi bertambah. Awalnya 11 penderita namun empat dianataranya sudah meninggal dan bukan karena penyakit ini tapi karena penyakit lain. Kasus  ini merupakan kasus lama sejak tahun 2014,”jelas  dia.

Dia menjelaskan sejak tahun 2015 sampai dengan tahun 2017 ini pihaknya belum menemukan adanya kasus baru,”Sejak tahun 2015 sampai dengan tahun 2017 kami belum menemukan kasus baru dari kaki gajah ini semenjak ditemukannya 11 kasus lama pada tahun 2017,tambahnya.

Untuk mengantisipasi penyakit tersebut, Yusda mengaku pihaknya terus berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakaat untuk meminum obat kaki gajah yang bisa diadapat di puskesmas-puskesmas di Kota Ambon.

“Pemberian obat ini diberikan secara gratis dan dapat diperoleh di puskesmas-puskesmas dan kami juga membangikannya di rumah-rumah melalui petugas kesehatan,”kata dia.

Menurut dia, jika ada kasus yang bertambah maka diperlukan waktu bertahun-tahun untuk dapat mengetahui gejala dari penyakit ini,”Kalau ada kasus baru, itu kasus kronik karena kalau kasus baru kan dia tidak ada gejala sampai bertahun-tahun sampai kelenjar getah beningnya sudah keluar lalu baru timbul benjolan, oh ini kaki gajah,” jelas dia.  (MG2)

BERITA LAINNYA

Perintah Hitung Manual La Alwi “Masuk Angin”

Rabu, 24 Januari 2018, 05:13 WIB

Pemuda Watdek Tewas Tenggelam

Rabu, 24 Januari 2018, 05:13 WIB

Perebutan Wilayah di Bursel, 2 Luka Berat

Rabu, 24 Januari 2018, 05:13 WIB

Pemeriksaan Amir Gaus Cs Belud Tuntas

Rabu, 24 Januari 2018, 05:13 WIB

Panca Karma Terancam “BANGKRUT”

Rabu, 24 Januari 2018, 05:13 WIB

Penyidikan Kasus Korupsi Bob Berlanjut

Rabu, 24 Januari 2018, 05:12 WIB