Menu
Sabtu, 24 Pebruari 2018
default Caption

 

 

Menjelang Bulan Puasa dan pelaksanaan Pilpres ini, pihak Polres Kabupaten Buru melakukan kegiatan operasi memberantas penyakit masyarakat (Pekat) sebagai upaya menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban serta menekan tingkat kriminalitas, menuju vbulan puasa dan pilpres nanti.

"Tim Polres dibantu sejumlah personel dari Polda Maluku menjalankan operasi pekat sebelum bulan puasa dan pilpres 9 Juli nanti untuk menekan angka kriminalitas,” kata Kapolres Buru AKBP AKBP Komaruz Zaman, kepada Kabar Timur di Namlea. 

Operasi pekat ini dilaksanakan dengan membentuk tim pengamanan yang berpatroli ke berbagai lokasi yang dinilai rawan terjadi persoalan pidana, termasuk daerah penambangan emas.

Dia mengakui, operasi yang sama, sebelumnya juga berhasil mengamankan sejumlah minuman keras yang dibawa ke lokasi-lokasi penambangan emas seperti Gunung Botak, Wamsait dan Gogorea.

“Ada sejumlah oknum yang kami amankan karena terindikasi sebagai jaringan pemasok miras, tetapi mereka sudah diberi pembinaan kemudian dilepaskan kembali,” katanya.

Sikap tegas aparat kepolisian yang melakukan pengamanan ini juga mendapat dukungan positif warga serta para pemilik lahan penyulingan minyak kayu putih di daerah itu. Setidaknya lahan penyulingan mulai bersih dari para pemabuk yang sering membuat keonaran.

Apalagi, sebenatr lagi akan memasuki bulan puasa termasuk pesta demokrasi pemilihan umum presiden dan wakil presiden pada tanggal 9 Juli mendatang. (KTA)

BERITA LAINNYA

KPU Maluku “Bidik” Kelompok Marjinal

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB

Oknum TNI Ngamuk di Bandara Pattimura

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB

Yunus Serang “Diserang” Isu Dana Abadi

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB

452 Pulau di Maluku Belum Miliki Nama

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB

Idris Rolobessy: Ini Kriminalisasi!

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB

Pembuat Ijazah Palsu Divonis 5 Tahun

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB