Menu
Kamis, 23 November 2017
default Caption

AMBON- Sebagai wilayah yang memiliki potensi perluasan kawasan pertanian dan perkebunan, Maluku punya kemampuan dalam pengembangan produk pertanian untuk lebih kompetitif. Peluang tersebut dibuktikan lewat beberapa penghargaan atau prestasi yang diraih terkait potensi produksi pertanian dan perkebunan di Maluku.

Dalam catatan di Dinas Pertanian Provinsi Maluku, diketahui beberapa penghargaan berhasil diraih Maluku, seperti penghargaan ketahanan pangan nasional tahun 2010 atas peningkatan produksi padi di atas 5 persen per tahun. Kemudian pelepasan varietas pala Banda sebagai varietas unggul melalui keputusan Menteri Pertnaian Nomor 4.II.4059/Kps/SR.120/12/2009.

“Khusus untuk pala Banda, menjadi yang terbaik karena memiliki kadar minyak yang jauh berkualitas dibanding Pala Irian,” ujar Kepala Dinas Pertanian Maluku, Diana Padang pekan kemarin.

Berikutnya, penetapan Plasma Nutfah Asli Indonesia asal Provinsi Maluku untuk jenis hewan ternak seperti Kerbau Moa, Kambing Lakor dan Domba Kisar tahun 2011. Kebijakan itu dipertegas dengan dikeluarkannya surat Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 2911, 2912,2913/Kpts/OT.140/6/2011.

Ada juga tanda daftar verietas tanaman lokal sagu molat sesuai SK pusat Perlindungan verietas tanaman dan perijinan pertanian Nomor  79/PVL/2011 tanggal 22 November 2011. Selain itu, Maluku juga ditetapkan sebagai satu dari 17 provinsi yang surplus populasi ternak sapi/kerbau pada tahun 2009 yang mensuplai kebutuhan sapi bibit dan potong, rata-rata 579 ekor per tahun ke Provinsi Papua, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Sementara itu, untuk pelepasan vairetas tanaman holtikultura Asli Maluku, pemerintah  menetapkan ada beberapa jenis buah yang golongkan asli Maluku, yaitu; Durian Soya pada tahun 1998, Jeruk Manis Kisar tahun 1998, Salak Riring (di SBB) tahun 2003, Durian Kumara (di Savana Jaya, Pulau Buru) tahun 2007, Durian Sawai (Malteng) tahun 2009, Salak Ukupaty (di Soya, Ambon) tahun 2010, dan Durian Gumumae (Dawang, SBT) tahun 2012. (KTI)

BERITA LAINNYA

Kecermatan dalam Memilih Kata

Rabu, 22 November 2017, 01:24 WIB

3 Negara Lirik Pelabuhan Kontainer Tulehu-Waai

Rabu, 22 November 2017, 01:20 WIB

Bau Korupsi “Sampah” Terkuak di Pemkot Ambon

Rabu, 22 November 2017, 01:16 WIB

Ambon Disiapkan Jadi Sentra Ikan Hias Laut

Rabu, 22 November 2017, 01:12 WIB

Cemburu, Tukang Ojek Bakar Salon Waria

Rabu, 22 November 2017, 01:11 WIB

Jantje Ciptabudi Caretaker FISIP Unpatti

Rabu, 22 November 2017, 01:07 WIB