Menu
Kamis, 23 November 2017
Ilustrasi | Sumber Foto:IST

KABARTIMUR.co.id, AMBON - Warga Negeri Galala Kecamatan Sirimau Kota Ambon berinisial DD, meringkuk di rumah tahanan Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Dia diduga menyetubuhi VT, kekasihnya yang masih dibawah umur.

Hubungan terlarang bak sepasang suami istri ini terjadi 2 kali dalam sehari di kamar kos pelaku pada 3 Oktober 2017.

Sumber Kabar Timur di Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menyebutkan, aksi tak senonoh terjadi, berawal ketika VT keluar rumah di kawasan Kayu Putih, Ambon, sekira pukul 17.00 WIT, akhir pekan kemarin. Gadis berstatus pelajar itu meminta izin tantenya untuk keluar rumah bersama kakak sepupunya. Hingga malam tiba, VT tak kunjung pulang ke rumah.

Khawatir dengan keponakannya yang masih dibawah umur berkeluyuran sampai larut malam, SM, tante korban menyampaikan ke keluarganya. Mereka mencari tahu keberadaan VT, tapi tidak ketemu.

Pencarian berlanjut esok hari, atau tepatnya tanggal 4 Oktober lalu. VT akhirnya ditemukan sedang berada di Galala bersama pelaku. Korban ditemukan setelah SM dihubungi seorang anggota polisi, tetangga dan juga keluarganya.

"Keluarga Korban lalu menuju Galala dan bertanya kepada sejumlah warga tentang keberadaan kamar kos pelaku," ujar sumber di Polres Ambon, Jumat (13/9).

Mengetahui kamar pelaku, SM mendapati ponakannya itu. Saat diinterogasi, VT mengaku tidak diizinkan untuk pulang ke rumah. Dia diduga disekap pelaku. Bahkan, pelaku telah merenggut 'madu' korban sebanyak dua kali.

"Korban mengaku pelaku sudah menyetubuhinya sebanyak dua kali," tambah sumber yang enggan identitasnya diwartakan.

Pengakuan polos VT, SM naik pitam dan mendatangi Polres Ambon. Dia mengadukan perbuatan bejat pelaku. Tim SPKT Polres Ambon kemudian menjemput pelaku di kamar kosnya.

Pelaku dikenakan Undang-Undang Perlindungan Anak nomor 35 tahun 2014 Pasal 81 tentang persetubuhan terhadap anak dibawah umur, junto Pasal 287 ayat 1 KUHPidana. Pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Paur Subbag Humas Polres Ambon, Ipda Karimudin menjelaskan, kasus ini ditangani penyidik unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Ambon. "Berkas perkara tersangka dalam perampungan untuk dilimpahkan tahap satu ke Kejaksaan Negeri Ambon," kata Karimudin. (CR1)

BERITA LAINNYA

Kecermatan dalam Memilih Kata

Rabu, 22 November 2017, 01:24 WIB

3 Negara Lirik Pelabuhan Kontainer Tulehu-Waai

Rabu, 22 November 2017, 01:20 WIB

Bau Korupsi “Sampah” Terkuak di Pemkot Ambon

Rabu, 22 November 2017, 01:16 WIB

Ambon Disiapkan Jadi Sentra Ikan Hias Laut

Rabu, 22 November 2017, 01:12 WIB

Cemburu, Tukang Ojek Bakar Salon Waria

Rabu, 22 November 2017, 01:11 WIB

Jantje Ciptabudi Caretaker FISIP Unpatti

Rabu, 22 November 2017, 01:07 WIB