Menu
Sabtu, 24 Pebruari 2018
Said Assagaff | Sumber Foto:RUZADY ADJIS/KABAR TIMUR

KABARTIMUR.co.id, AMBON - GUBERNUR Maluku Said Assagaff mengatakan kenaikan harga kargo berdampak pada lonjakan inflasi di daerah ini. Hal itu seiring kenaikan harga angkut kontainer rute Surabaya-Ambon.

Perusahaan pelayaran yang melayani jasa angkut peti kemas telah menaikkan harga angkut konteiner rute Surabaya-Ambon yang sebelumnya hanya Rp 5 juta, naik menjadi Rp 9 juta untuk konteiner ukuran 20 kaki. “Kalau harga transportasi (angkut kontainer) naik, inflasi tidak bisa ditekan. Karena itu kita berusaha terus dan mudah-mudahan kita bisa mengendalikannya,” kata gubernur di kediaman dinasnya, kawasan Mangga Dua, Ambon, pekan kemarin.

Gubernur berencana melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan maupun Perdagangan terkait hal tersebut. “Itu masukan bagi Pemprov Maluku (dari wartawan) nanti kita upayakan,” sambungnya.

Ketakutan gubernur akan ancaman melonjaknya inflasi bukan tanpa sebab. Mengingat Maluku yang merupakan daerah kepulauan sangat bergantung dari jasa transportasi kapal laut untuk mengangkut bahan kebutuhan pokok.

Disinggung lonjakan harga yang terjadi di Kabupaten Kepualan Aru meski sudah dilintasi Tol Laut, menurutnya bisa saja disebabkan oleh kenaikan harga transportasi laut.

“Saya tidak tahu ada miss di mana, tapi bisa saja karena ongkos transportasi yang naik dan itu akan kita bicarakan dengan PT Pelindo. Saya dengar ada kenaikan kargo, tapi saya belum cek langsung. Dan itu (kenaikan harga kargo) membahayakan kita karena kita ini wilayah pulau,” katanya cemas.

Meski begitu, sesuai laporan, kata gubernur,  impor dari kabupaten kepulauan tersebut ke Pulau Jawa cukup baik.

“Masyarakat sudah tahu jadwal kapal, kapan kapal masuk dan kapan kapal keluar, sehingga mereka sudah menyiapkan barang-barang mereka dijual ke Surabaya. Terakhir beberapa minggu terakhir juga hampir 20 kontainer,” tandasnya. (RUZ)

BERITA LAINNYA

KPU Maluku “Bidik” Kelompok Marjinal

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB

Oknum TNI Ngamuk di Bandara Pattimura

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB

Yunus Serang “Diserang” Isu Dana Abadi

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB

452 Pulau di Maluku Belum Miliki Nama

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB

Idris Rolobessy: Ini Kriminalisasi!

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB

Pembuat Ijazah Palsu Divonis 5 Tahun

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB