Menu
Sabtu, 18 November 2017
| Sumber Foto:HUMAS PEMPROV MALUKU

KABARTIMUR.co.id, AMBON - Gubernur Maluku Said Assagaff menyambut baik pelaksanaan festival seni qasidah skala besar tingkat Provinsi Maluku tahun 2017.

FESTIVAL seni qasidah resmi dibuka di halaman gedung Islamic Center Ambon, Jumat (27/10) malam. Kegiatan berlangsung lima hari hingga 31 Oktober mendatang.

Festival seni qasidah memiliki nilai strategis dan sebagai media dakwah yang berikan nuansa tersendiri bagi peningkatan iman dan taqwa melalui rangkaian syair dan irama qasidah.

“Saya menyambut positif pelaksanaan festival seni qasidah ini sebagai sarana untuk membendung kemerosotan akhlak generasi muda di daerah ini karena kegiatan seni qasidah memiliki pesan moral yang disampaikan melalui syair dan irama,” kata gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Abdul Halim Daties saat membuka festival Seni Qasidah Skala Besar Tingkat Provinsi Maluku itu.

Seni dan budaya menjadi pintu masuk dalam membangun kreasi dan inovasi di Maluku karena raubnya keadaban publik dan privat generasi muda yang belakangan ini sering terjadi dan selalu mengancam. Anak-anak menjadi korban seksual, peredaran narkoba, korban kekerasan dalam rumah tangga, korban kemiskinan dan korban penelantaran.

“Di saat yang sama generasi muda dikontruksi menjadi predator melalui tayangan-tayangan praktek kekerasan ala gladiator, ucapan kebencian, cuci otak oleh jaringan teroris yang merongrong hampir di semua aspek kehidupan sehingga akibatkan disintegrasi sosial anak-anak baik di lingkungan sekitar bahkan dalam keluarga,” ingatnya.

Oleh karena itu, melalui festival seni qasidah ini, gubernur berharap agar dijadikan momentum dan kebangkitan transformasi kualitas manusia berkarakter dan beradab tinggi.

“Semua komponen didik generasi muda agar lebih mencintai budaya di daerah ini. Saya sangat menghargai semangat untuk kembangkan seni budaya Islam agar menjadi sajian seni yang menarik. Dan saya juga mengapresiasi pengurus Lasqi Maluku yang telah menggagas kegiatan ini,” pesannya.

Seni budaya Maluku menjadi identitas anak negeri sebagai orang yang berjiwa seni budaya. Bahkan identitas seni dan budaya anak Maluku sudah dikenal bukan saja di tingkat nasional saja tapi global karena telah diuji pada berbagai kompetensi. “Jika kita mampu kembangkan seni dan budaya dengan baik, maka pasti akan punya nilai jual yang sangat tinggi,” tuturnya.

Untuk itu, ditegaskan gubernur, ke depan, harus perbanyak kegiatan bernuansa seni budaya yang berdaya saing agar tetap terjaga dan berkesinambungan. “Untuk itu saya sarankan kepada pimpinan SKPD terkait kalau bisa pembinaan seni budaya ini dimulai dari PAUD. Saya minta pembinaannya harus secara dini,” pesan gubernur.

Ketua DPW Lasqi Maluku, Retty Assagaff mengatakan festival seni qasidah ini memberikan nuansa baru bagi pengembangan Lasqi di Maluku serta menuntun generasi muda untuk lebih beriman bertaqwa dan bermoral, serta membangun kebersamaan dan keharmonisan antar sesama.

“Kegiatan ini akan berikan dampak positif untuk jadikan Maluku sebagai daerah berbudaya kearifan lokal yang menjunjung tinggi persaudaraan dan persatuan. Dan mencegah pengaruh bagi generasi muda dari pergaulan bebas dan kenakalan remaja,” tuturnya.

Festival seni qasidah ini sebagai bagian daripada upaya Lasqi melakukan pembinaan seni budaya Islami. “Semoga festival ini akan lahirkan prestasi yang maksimal untuk ikuti festival seni qasidah tingkat Nasional di Sumatera Barat pada November 2017,” harapnya.

Ketua Panitia, Abdullah Pattilouw Festival Seni Qasidah Skala Besar Tingkat Provinsi Maluku 2017 menyebutkan cabang yang dilombakan meliputi vokalis anak-anak putera puteri, vokalis remaja putera puteri, vokalis dewasa putera puteri, Qasidah Rebana Klasik Remaja, Qasidah Rebana Klasik Dewasa dan Qasidah Kolaborasi.

“Jumlah peserta dari kabupaten/kota se-Maluku dengan rincian dari SBT 70 peserta, SBB 13 peserta, Bursel 18 peserta, Buru 50 peserta, Malteng 11 peserta dan Kota Ambon 70 peserta,” jelasnya. (RUZ)

BERITA LAINNYA

Mantan Kadis Infokom Disidang Berbelit-Belit

Rabu, 15 November 2017, 09:35 WIB

SU Pemain Proyek, Sebelum Tersandung Korupsi

Rabu, 15 November 2017, 00:47 WIB

PDIP Usung Pasangan "Kombinasi"

Rabu, 15 November 2017, 00:44 WIB

Informasi Tsunami, Warga MBD Mengungsi

Rabu, 15 November 2017, 00:42 WIB

Koruptor Kas Daerah SBB Dituntut Dua Tahun Bui

Rabu, 15 November 2017, 00:39 WIB

Haji Hayun TKBM Yos Sudarso Terancam Dilengserkan

Rabu, 15 November 2017, 00:38 WIB