Menu
Senin, 23 April 2018
RUSADI ADJIZ/KABARTIMUR

KABARTIMUR.co.id,AMBON- Pasangan Said Assagaff-Anderias Rentanubun (SANTUN) dan Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath (HEBAT), Selasa kemarin, secara resmi mendaftar di KPU Maluku. Sementara Murad Ismail-Barnabas Orno (BAILEO) berencana mendaftar, Rabu, hari ini.

Pasangan petahana dengan jargon ‘SANTUN ini mendaftar ke KPU dengan bekal dukungan surat keputusan dari tiga partai politik yakni Partai Golkar, PKS dan Partai Demokrat. Saat mendatangi kantor KPU Maluku, pasangan ini ikut didampingi pimpinan partai pengusung dan juga sejumlah tim suskes dan tim pemenangan pasangan tersebut.

Pantauan Kabar Timur setibanya di kantor KPU Maluku, pasangan Santun bersama rombongan langsung bergegas menuju aula kantor tersebut yang berada  di lantai dua. Mereka lalu menyerahkan dokumen berkas pencalonan setelah mendengarkan penjelasan dari Ketua KPU Maluku, Syamsul Rifan Kubangun.

Dokumen sarat pencalonan dan sarat calon yang diserahkan itu kemudian diperiksa satu persatu oleh komisioner KPU. Saat pemeriksaan dilakukan, salah satu syarat calon milik bakal calon wakil gubernur tidak terpenuhi yakni surat keterangan dari pengadilan soal tidak sedang dicabut hak politik yakni dipilih dan memilih.

Sempat terjadi adu argumen antara tim pemenangan dan pihak KPU, namun KPU tetap berpatokan pada ketentuan yakni syarat calon harus dapat dipenuhi. “Sesuai ketentuan yang berlaku syarat calon harus dapat dipenuhi, barulah tanda terima bisa kami berikan. Karena ini bukan hanya soal teknis tapi ada konsekuensi hukumnya,”kata Kepala Divisi Hukum KPU Maluku, Almudtatsir Sangadji memberikan penjelasan kepada tim Santun.

Saat itu Ketua KPU Maluku kemudian mengskorsing proses pendaftaran selama 30 menit dan memberikan kesempatan kepada pasangan Santun untuk melengkapi kekurangan berkas calon. Selanjutnya proses pendaftaran kembali dilakukan setelah tim pemenangan Santun memasukan dokumen yang kurang. 

Kepada waratwan usai mendaftar, Said Assagaff mengaku optimistis akan kembali terpilih sebagai gubernur Maluku untuk kedua kalinya. “Saya optimis sekali, akan kembali terpilih karena rakyat menilai apa yang saya kerjakan saat ini,”ujarnya. 

Pasangan Santun merupakan pasangan pertama yang mendaftar ke KPU Maluku. Sebelumnya pasangan ini berencana mendaftar ke KPU pada Rabu besok (hari ini), namun jadwal itu berubah dan pasangan petahana ini kemudian mendatangi Kantor KPU untuk mendaftar pada Selasa sore.

Dihari yang sama, bakal calon gubernur dan wakil gubernur Maluku dari jalur perseorangan, Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath (HEBAT) ikut mendatangi kantor KPU Maluku untuk mendaftar. HEBAT datang ke Kantor KPU Maluku pukul 15.30 WIT. Namun mereka belum bisa mendaftar saat itu karena KPU masih melayani pasangan Santun.

Saat mendatangi Kantor KPU Maluku, pasangan HEBAT diarak ratusan masa pendukungnya dengan puluhan mobil dan ratusan kendaraan bermotor. Meski sempat diguyur hujan namun para pendukung pasangan HEBAT ini tetap bersemangat menunggu proses pendaftaran.

Sama seperti pasangan Santun, KPU Maluku juga memeriksa berkas pencalonan dan dokumen calon dari pasangan Hebat. Pasangan Hebat mendaftar ke KPU Maluku dengan membawa dokumen syarat dukungan sebesar 71.485 dukungan.

Meski diterima mendaftar, namun pasangan HEBAT harus mengumpulkan sisa kekurangan dukungan sebanyak 51.410 dari total syarat minimal sebanyak 122.985 dukungan. Dalam ketentuan yang berlaku, kekurangan dukungan itu harus dilipat gandakan sehingga HEBAT diwajibkan untuk memasukan sebanyak 102.820 dukungan.

Menurut komisioner KPU Maluku, pasangan HEBAT sudah harus memasukan berkas perbaikan termasuk jumlah dukungan tambahan untuk diteliti pada tanggal 18-20 Januari 2018.

Usai pendaftaran itu, bakal calon gubernur Herman Koedoeboen optmistis dia dan Abdullah Vanath akan lolos sebagai peserta dalam pilkada Maluku. Dia mengaku pada waktunya nanti timnya akan meyerahkan sayarat dukungan tambahan yang diminta KPU. “Itu ada waktunya nanti anda tahu juga, yang ragu biar saja mereka ragu, nanti pada waktunya, anda akan lihat hasilnya disini,”ujarnya

Sementara, BAILEO dikhabarkan mendaftar di KPU, akan menggerakan kader dan simpatisan partai politik pendukung pasangan tersebut. Buktinya, partai politik mulai mengkonsolidasikan kadernya untuk mengantarkan pasangan itu ke KPU Maluku. Salah satunya, partai Hanura. Hanura, kemarin menggelar rapat dengan para pengurus ditingkat provinsi hingga kecamatan untuk mensukseskan pendaftaran BAILEO.’’Kandidat akan didampingi pimpinan dan kader serta simpatisan saat mendaftar,’’kata ketua tim pemenangan BAILEO, Sam latuconsina ketika dihubungi, tadi malam.

Dia mengaku, masa akan berangkat dari kediaman Murad, dikawasan Poka kemudian menuju pusat kota. Setelah melewati beberapa ruas jalan, rombongan mendatangi KPU Maluku untuk mendaftar.’’Kita akan konvoi disejumlah ruas jalan lalu daftar di KPU Maluku. Setelah itu kembali ke tempat masing-masing. Target kita 1 parpol pengusung 100 sampai 200 orang. Kita tidak mobilisasi besar-besaran,’’kata Sam..

 

HARAP KPU & BAWASLU SESUAI ATURAN

 

Sementara itu, Ketua Front Pemuda Muslim Maluku,  Umar Ohoitenan Kei  berharap, KPU dan Bawaslu Maluku,  menaati aturan pemilihan gubernur, sehingga pesta demokrasi lokal lima tahunan berjalan aman dan lancar. “Saya harap penyelenggara selalu berpatokan pada aturan main. Kalau sesuai aturan main tentu Pilgub berjalan aman dan lancar,’’ingat Kei kepada sejumlah wartawan usai mengantar pasangan Said Assagaff-Anderias Rentanubun mendaftar di KPU Maluku, kemarin.

Dia berharap, Pilgub Maluku tidak lagi mempolarisasi agama. Kata dia, Pilgub DKI Jakarta, menjadi pelajaran bagi masyarakat Indonesia termasuk Maluku. “Pengalaman konflik sosial beberapa tahun silam menjadi pengalaman berharga bagi kita semua. Jangan lagi membawa-bawa agama dalam politik. Semua yang maju adalah putra terbaik Maluku,’harapnya.

Soal dukunganya kepada Assagaff, dia mengaku, dirinya mendukung  Assagaff ketika menjabat wakil gubernur maluku hingga menjabat gubernur Maluku. “Tentu pada periode kedua ini saya mendukung. Beliau komit-men,’’jelasnya. (MG6/KTM)

BERITA LAINNYA

Korupsi Panwaslu Buru “Naik Kelas”

Jumat, 13 April 2018, 01:14 WIB

MI Disambut Meriah di Banda

Jumat, 13 April 2018, 01:14 WIB

Oknum Rohaniawan Bejat Jadi Tersangka

Jumat, 13 April 2018, 01:14 WIB

Gubernur Ijinkan Polisi Periksa Jimmy Sitanala

Jumat, 13 April 2018, 01:14 WIB

Utut Adianto Bakal Perjuangkan Anggaran Maluku

Jumat, 13 April 2018, 01:14 WIB