Menu
Kamis, 24 Mei 2018
IST

KABARTIMUR.co.id,AMBON-RUPS Bank Maluku dipastikan digelar di Hotel Saripan Pasific Jakarta, hari ini. Tapi Direktur Pemasaran Aleta Da Costa dikabarkan memobilasasi para pendukung guna memuluskan langkah ke kursi Direktur Utama bank pelat merah milik Pemda Maluku itu.

“Pendukung ibu Alet (Aleta), yang kepala-kepala divisi itu sudah pada berangkat-berangkat hari Sabtu kemarin,” ungkap sumber Kabar Timur, Minggu (4/1).

Padahal para kepala divisi (Kadiv) ini hanya kelompok penggembira. Tidak memiliki kepentingan langsung di RUPS yang notabene merupakan wilayah para komisaris bank tersebut.

“Kadiv-kadiv itu diharapkan yang nanti bangun lobi dengan para komisaris bank. Untuk memuluskan langkah yang bersangkutan jadi Dirut,” beber sumber.

Bukan saja kepala divisi, sejumlah bakal calon direksi “bayangan” juga menuju Jakarta. Selain, balon direksi yang sudah kondang, seperti Ketua Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) Jacobus Leasa, mantan Kacab Bank Maluku Saumlaki Junito de Fretes, ikut berkumpul di Saripan Pasific, tim bayangan dimaksud.

Padahal, beber sumber, kepergian kadiv-kadiv dan tim bayangan tersebut, di SPPD bukan untuk RUPS. Tapi untuk mengikuti pendidikan. Tapi pendidikan seperti disebutkan itu tidak pernah ada, alias fiktif.

Ironisnya, SPPD setiap kadiv dan tim bayangan dengan alasan pendidikan selama beberapa hari itu, di luar tiket pesawat terbang berkisar antara Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta per hari. “Mereka bukan pergi pendidikan, itu hanya jalan-jalan. Jelas itu kerugian bagi bank,” kata sumber.

Direktur Pemasaran PT Bank Maluku-Maluku Utara Aleta Da Costa disebut-sebut merupakan calon kuat dirut bank tersebut. Untuk memuluskan langkahnya, dia harus didukung para komisaris atau pemegang saham bank dimaksud. 

Dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan organisasi tertinggi, akan memutuskan, siapa yang layak diberi tugas itu memimpin Bank Maluku.

“Kita harapkan Gubernur Maluku dan Wali Kota Ambon sebagai pemegang saham utama dan pengendali, cermati treck record Aleta Da Costa. Juga para calon direksi itu, hampir semuanya bermasalah,” kata sumber.

Diberitakan sebelumnya, Kuasa Hukum Serikat Pekerja PT Bank Maluku-Malut La Ode Abdul Mukmin kepada Kabar Timur, meminta Gubernur Maluku mempertimbangkan keikutsertaan Aleta di perhelatan RUPS. 

La Ode mengaku, mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Ambon, kerena keberatan Serikat tersebut terhadap Aleta Da Costa. “Ibu Aletha ditengarai punya tiga tanggal lahir. Ini pembohongan publik,” kata La Ode kepada Kabar Timur, kemarin.

Pengadilan, kata La Ode, mengabulkan tuntutan serikat Pekerja PT Bank Maluku untuk meminta informasi dari manajemen Bank. Sidang perdana digelar Selasa pekan kemarin. Namun majelis hakim meminta klarifikasi pihak bank lebih dulu. 

“Tinggal kita tunggu, klarifikasi Banknya seperti apa. Sidang Selasa besok, kemungkinan tidak jadi, karena saksi ke Jakarta Ikut RUPS. Tapi sidang besok ini kalau jadi, akan hadirkan Komisi Informasi,” terang La Ode.(KTA)

BERITA LAINNYA

Korupsi Speedboat BPJN, PPK Diperiksa Jaksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Dukung Adam Rahayaan Satu Kades “Korban”

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Sekda SBB Dicecar 33 Pertanyaan

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Pekan Depan Wali Kota Dipriksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

19 Rumah Dieksekusi Paksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Cekcok, Suami Bacok Istri

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB