Menu
Rabu, 25 April 2018
Ilustrasi

KABARTIMUR.co.id,AMBON- Gander Putirulan, warga RT 003 RW 03, Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, bersimbah darah. Pemuda 26 tahun ini dibacok dua kali menggunakan parang oleh Erick Gabriel, di depan Gedung Serbaguna PLN, Kamis (12/4), pukul 02.30 WIT.

Belum diketahui pasti penyebab sehingga aksi pembacokan itu terjadi. Namun berdasarkan sejumlah saksi yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), menyampaikan jika kasus itu berawal ketika korban bersama sejumlah rekannya berada di dalam halaman Gedung Serbaguna PLN, Batu Gajah.

Tak berselang lama berada didalam halaman Gedung Serba Guna, tiba tiba terlihat sejumlah pemuda dari kawasan Batu Gajah Bawah berlari naik menuju komplek Batu Gajah Atas.

“Saat itu terlihat bapak Thomas Gabriel, warga Batu Gajah Bawah, berjalan mengikuti para pemuda tersebut sambil mengeluarkan kata kotor. Selang beberapa menit kemudian, Thomas Gabriel turun dan berpapasan dengan korban dan dua orang temannya,” kata Sumber kepada Kabar Timur, kemarin.

Berhadapan dengan korban dan temannya, Thomas Gabriel kembali mengeluarkan kata kotor. Tidak terima dicaci maki, korban kemudian terlibat adu mulut, hingga berujung perkelahian.

Melihat korban dan Thomas berkelahi, Erick Gabriel datang dan langsung memukul korban. Serangan Erick tidak mengenai korban setelah dirinya berhasil menghindar. Saat serangannya meleset, Erick langsung melarikan diri.

“Saat itu Nevy Gabriel terlihat datang dengan menggenggam parang. Ia langsung mengikuti korban dan membacok korban sebanyak 2 kali,” jelasnya.

Kepala Polsek Sirimau AKP. Wilhemus Minanlarat yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pasca insiden itu, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Tentara (RST) untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban dibacok dua kali. Ia mengalami luka sayatan parang di tangan kanan dan tulang punggul bagian belakang. Saat ini korban sedang mendapat perawatan medis di RST,” kata Minanlarat, kemarin.

Hingga kemarin pasca insiden itu terjadi, Minanlarat menyebutkan jika kondisi keamanan di TKP, sudah kembali normal. “Para pelaku masih dalam penyelidikan. Saat ini situasi terpantau aman terkendali,” tandasnya. (CR1)

BERITA LAINNYA

Bendera RMS Ditemukan di Pantai Hulaliu

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Tim Reskrimsus Geledah Kantor Bupati Buru

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Hari Ini KPU Tetapkan DPT Pilgub

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Divonis 5 Tahun, Narapidana Dirawat di RSJ

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Bos “Remaja Indah” Dihukum Bayar Pesangon

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Ini Tiga Kabupaten Penunggak Raskin Terbesar

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB