Menu
Jumat, 20 Oktober 2017
IST

KABARTIMUR.co.id,TERNATE- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) akan mencanangkan modul Pen­cega­han, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Pe­re­daran Gelap Narkoba (P4GN) masuk ke kuri­kulum SD sampai SMA di Maluku Uta­­ra (Malut).

“Kurikulum mengenai pendidikan nar­koba yang berlaku secara nasional ini, secara sim­bolis akan dicanangkan oleh Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) di pusatkan di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut) pada 7-8 September 2017 mendatang,” kata Kepala BNN Provinsi Malut Brigjen Pol Richard M Nainggolan di Ternate, Selasa.

Dia mengatakan, selain mencanangkan modul P4GN, Komjen Pol Buwas akan mengukuhkan relawan anti narkoba secara nasional di Malut. Selanjutnya pada 9-10 September 2017 akan menggelar dialog antisipasi peredaran narkoba di wilayah terluar Indonesia yang rencananya digelar di Kabupaten Pulau Morotai.

“Modul P4GN pencanangannya di Maluku Utara dipusatkan di Ternate dan modul ini karena sudah selesai disusun oleh BNN dan Kementerian Pendidikan, nantinya juga digunakan di sekolah-sekolah secara nasional,” ujarnya.

Walaupun secara simbolis pengukuhan relawan anti narkoba ini di Maluku Utara, tapi untuk seluruh Indonesia karena mereka menjadi relawan yang teregistrasi di BNN, katanya.

Oleh karena itu, agar pelaksanaan sejumlah kegiatan BNN berlangsung sukses mulai 7-10 September 2017 itu, maka perlu dilakukan koordinasi dengan Polda Malut. “Tentunya di sini kami berkoordinasi dengan Kapolda terkait dengan agenda-agenda Kepala BNN RI selama di Malut dan Kami juga menyampaikan ke Kapolda kaitan juga antisipasi masuknya narkoba di Malut,” ujarnya.

Kapolda Malut Brigjen Pol Achmat Juri ketika dikonfirmasi mengatakan pada prinsipnya Polda akan turut membantu dalam mensukseskan sejumlah kegiatan BNN di Malut. Menurut Kapolda, pihaknya sangat mengapresiasi program P4GN masuk ke kurikulum SD sampai SMA.

“Prinsinya kita turut membantu, karena ini tugas bersama antara BNN dan Polri, prinsipnya ini adalah upaya preventif yang dilakukan BNN maupun kita dari Polri. Jadi kita membentuk daya tangkal, kita juga mendukung bagaimana sepenuhnya mengsosialisasikan kurikulum pendidikan narkoba ini ke sekolah-sekolah juga membentuk beberapa jaringan untuk pencegahan narkoba,” ujarnya. (AN/KT)

Sumber : ANTARA
BERITA LAINNYA

Tukang Ojek ‘Tukang Perkosa’ Akhirnya Dibui

Jumat, 20 Oktober 2017, 01:00 WIB

Polisi Diminta Ungkap Pelaku Pemerkosaan

Kamis, 19 Oktober 2017, 23:44 WIB

Pawai Promosi Festival Meti Kei Ricuh

Kamis, 19 Oktober 2017, 23:34 WIB

Bentrok di Unpatti Dua Mahasiswa Terluka

Kamis, 19 Oktober 2017, 23:30 WIB