Menu
Jumat, 20 Oktober 2017
ILUSTRASI

KABARTIMUR.co.id,TERNATE- Sejumlah elemen masyarakat di Ternate, Provinsi Maluku Utara mengumpulkan sumbangan Rp107,918 juta lebih melalui aksi penggalangan dana selama empat hari di area Masjid Raya Al-Munawwar untuk dikirim bagi warga Rohingya di Myanmar yang sedang menderita.

“Dana terkumpul segera dikirim ke Rohingya untuk dimanfaatkan bagi warga yang terdampak konflik,” kata Ketua BTM Al-Munawwar Ternate, Muchsin S Abubakar di Ternate, Jumat.

Dikatakan, rasa solidaritas di Ternate cukup tinggi, buktinya saat aksi pengumpulan dana yang dipusatkan di area masjid Al-Munawwar ini terbilang singkat, tetapi mampu menggalang dana sebesar Rp107 juta yang akan disalurkan ke Myanmar.

Dalam aksi penggalangan dana itu, pengelola Al-Munawwar bersama berbagai elemen seperti Pengamen Jalanan, mahasiswa dan berbagai elemen gerakan melakukan aksi pengumpulan dana bagi Rohingya.

Selain itu, BTM Al-Munawwar menggelar salat ghaib yang ditujukan bagi masyarakat Rohingya yang terkena konflik dan menjadi korban atas tindakan militer Myanmar.

Bahkan, sejumlah organisasi keislaman di Malut mengapresiasi upaya pemerintah Indonesia dalam penyelesaian konflik Rohingya di Myanmar dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Ketua GP Ansor Malut, Salim Thaib ketika dikonfirmasi menyatakan apresiasinya atas upaya berbagai elemen gerakan dan mahasiswa yang berinisiatif menggalang dana untuk membantu warga Rohingya.

“Tentunya dengan upaya pemerintah ini, maka masyarakat di Malut agar dapat mengirimkan doa bagi korban yang tewas dalam konflik di Rohingya,” ujarnya. Oleh karena itu, GP Ansor berharap agar masyarakat di Malut dalam menggelar salat ghoib yang ditujukan bagi korban tewas di Rohingya.

Untuk itu, dirinya meminta agar semua pihak menahan diri dan menyerahkan konflik di Rohingya kepada pemerintah, karena upaya dalam menyelesaikan masalah ini sudah dilakukan maksimal oleh pemerintah dengan mengutus Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melalukan upaya diplomasi dengan menemui Pemerintah Myanmar dan Bangladesh membahas masalah Rohingya.

“Kami mengirimkan doa agar perdamaian bisa tercipta di Rohingya dan tidak lagi ada pembantaian umat di negara tersebut,” katanya. (AN/KT)

Sumber : ANTARA
BERITA LAINNYA

Tukang Ojek ‘Tukang Perkosa’ Akhirnya Dibui

Jumat, 20 Oktober 2017, 01:00 WIB

Polisi Diminta Ungkap Pelaku Pemerkosaan

Kamis, 19 Oktober 2017, 23:44 WIB

Pawai Promosi Festival Meti Kei Ricuh

Kamis, 19 Oktober 2017, 23:34 WIB

Bentrok di Unpatti Dua Mahasiswa Terluka

Kamis, 19 Oktober 2017, 23:30 WIB