Menu
Sabtu, 23 Juni 2018
default Caption

TERNATE- Personel kepolisian Brimob Polda Maluku Utara, kembali mengamankan sedikitnya 500 botol minuman keras tradisional jenis cap tikus di kawasan Fatcei Ternate Utara.

"Ratusan kantong mi­ras tersebut di­amankan oleh unit Resmob Brimob Pol­da Malut, memperoleh in­formasi dari warga bahwa se­buah truk lintas dengan nomor polisi DG 2187 N, dari Tobelo menuju Ternate dengan mem­bawa miras yang dikemas da­lam karung sebanyak 10 ka­rung dan diselundupkan di dasar truk,” kata Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendri Badar di Ternate, Selasa.

Ia mengatakan, kronologis­nya, saat miras tersebut ditu­tupi dengan pasir dan truk ter­sebut melalui jalur laut verry Sofifi-Ternate.

Setelah melakukan pe­nyidi­kan, unit Resmob lang­sung bergerak cepat dan ber­hasil mengidentifikasi ke­beradaan truk tersebut di ka­wasan Fatcei.

Dalam operasi tersebut, unit Resmob berhasil meng­amankan miras jenis cap tikus sebanyak 500 kantong yang dikemas dalam 10 karung.

“Sayangnya dalam operasi itu, unit Resmob belum mengamankan pemilik barang haram tersebut, sebab dari infor­masi yang diperoleh, pe­milik miras masih berada di Tobelo,” katanya.

Meski demikian, Resmob telah mengidentifikasi pemilik miras diantaranya, Wanti, Faujia, Mini, isma, Yati yang saat ini masih berada di Tobelo Halmahera Utara.

Barang bukti berupa 500 kantong cap tikus yang di­amankan, selanjutnya dibawa ke posko Brimob, untuk se­lanjutnya diserahkan ke unit tipiring Polres Ternate guna penyelidikan lebih lanjut.

Kabid Humas menyatakan, pihaknya tak segan-segan me­nangkap para penyelundup mi­numan keras ke Ternate, apalagi menjelang Ramadan ini, Kota Ternate dan berbagai daerah lainnya di Malut harus bebas minuman keras.

“Kami mengimbau kepada warga masyarakat untuk tak segan-segan melaporkan se­tiap adanya penyelundupan mi­numan keras ke Ternate, apa­lagi menjelang Ramadan ini, Ternate dan daerah lainnya di Malut harus bebas dari peredaran minuman keras,” katanya. (AN/KT)

BERITA LAINNYA

Desak BK “Adili’’ Huwae & RR

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB

Usut Repo Fiktif, Kejati Dinilai Asal-Asalan

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB

Tiga Tahun Beruntun Malra Raih WTP

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB

Sering Mati Lampu, PMKRI Demo PLN

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB

Kades-Bendahara Jadi Terdakwa

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB

Tiga Warga Debut Tewas Dibunuh

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB