Menu
Kamis, 23 November 2017
Michael Wattimena | Sumber Foto:

KABARTIMUR.co.id, AMBON - Para bakal calon gubernur dan wakil gubernur Maluku terus membangun komunikasi dengan partai politik untuk diusung. Tak hanya itu, ada juga Balon yang tengah membangun komunikasi untuk berpasangan di pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku tahun 2018.

Balon Gubernur Maluku, Michael Wattimena misalnya, intens komunikasi dengan Parpol dan sejumlah Balon untuk menjadi peserta Pilkada Maluku. ‘’Saya bangun komunikasi politik dengan siapa saja. Saya tidak menutup ruang komunikasi karena saya juga memiliki kekurangan,’’ kata Wattimena, kemarin.

Wattimena yang biasa disapa Bung Michael Wattimena (BMW) ini intens komunikasi tak hanya dengan petinggi Parpol, namun juga dengan Balon lainnya. Dia mengaku, pernah diundang petahana, Said Assagaff.

’’Waktu itu saya diundang pak Assagaff. Sebagai orang tua, kakak, dan gubernur, saya bersama adik saya memenuhi undangan beliau. Tidak ada rombongan. Juga tidak istimewa. Tidak ada desakan. Biasa saja,’’ sebutnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI ini mengaku, membangun komunikasi dengan petinggi Parpol dan juga pimpinan Komisi IV. ’’Saya wakil ketua Komisi IV. Wakil ketua Komisi IV itu ada satu dari PKB yang namanya Daniel Johan.

Daniel itu ketua Desk Pilkada DPP PKB. Kemudian Viva Yoga dari DPP PAN. Kita berlima juga Golkar dan Parpol lainnya. Saat rapat kita dengan mudah berkomunikasi dengan  Daniel soal siapa yang berpeluang diusung PKB. Saya sudah tahu,’’ terangnya. Padahal, ingat dia, Daniel selama ini susah untuk diajak berkomunikasi soal Pilgub. Namun, anggota parlemen dua periode dari daerah pemilihan Papua itu, sangat mudah berkomunikasi dengan Daniel.

’’Kita duduk sama-sama di meja pimpinan justeru dengan leluasa bertanya. Jujur saja, banyak tahu gerakan teman-teman yang ingin dapat (rekomendasi) Parpol. Begitu juga dengan Pak Viva Yoga ketika saya tanya siapa yang dapat PAN, ya saya sudah tahu,’’ bebernya.

Ketua DPP Demokrat ini juga menegaskan,  selama ini tidak memakai perantara untuk membangun komunikasi dengan pimpinan Parpol. ’’Saya tidak pakai perantara si A atau si B untuk bertemu pimpinan partai. Saya bertemu langsung dengan mereka. Hiruk pikuk di Ambon dan Maluku, saya diam saja karena sudah tahu kondisinya,’’ tandasnya.

Soal Assagaff menolak dirinya berpasangan, kata dia,  Assagaff telah membantahnya. Assagaff tidak menolak berpasangan dengannya di salah satu media lokal di Kota Ambon.

’’Tapi kan beliau tidak bilang begitu (klarifikasi kalau tidak menolak BMW). Jadi saya mau jawab apa. (Nanti kalau berkomentar) Kan saya bilang salah lagi,  beliau sudah klarifikasi,” kata BMW.  

Kendati begitu, BMW mengaku, mengetahui hasil rapat Majelis Tinggi DPP Demokrat yang dipimpin Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. ’’Saya meski tahu percakapan di hari Selasa dalam percakapan Majelis Tinggi, tapi secara etika saya tidak mungkin sampaikan di sini. Itu rapat terbatas dan tertutup antara Majelis Tinggi. Sekitar 15 (peserta rapat) dengan ketua-ketua DPD yang menggelar Pilkada di tingkat provinsi,’’ ungkapnya.

BMW mengigatkan, pernyataan Sekjen DPP Demokrat Hinca Panjaitan bahwa keputusan Rakernas di NTB, sangat jelas. ‘’Kader yang potensial mumpuni dan siap berkonsestasi di 2018 diberikan ruang sebesarnya. Ini karena Pilkada 2o18 dan pemilu 2019 waktu yang sangat mepet. Kenapa demikian, jika ada kader yang berkonsestasi di 2018, maka lokomitif partai telah tergairahkan. Masuk 2019 tinggal dipanaskan saja. Mungkin ini  ikhtiar untuk didorong kader untuk 2018  untuk mengamankan pemilu legislatif dan Pilpres 2019,’’ pungkas BMW. (KTM)

BERITA LAINNYA

Kecermatan dalam Memilih Kata

Rabu, 22 November 2017, 01:24 WIB

3 Negara Lirik Pelabuhan Kontainer Tulehu-Waai

Rabu, 22 November 2017, 01:20 WIB

Bau Korupsi “Sampah” Terkuak di Pemkot Ambon

Rabu, 22 November 2017, 01:16 WIB

Ambon Disiapkan Jadi Sentra Ikan Hias Laut

Rabu, 22 November 2017, 01:12 WIB

Cemburu, Tukang Ojek Bakar Salon Waria

Rabu, 22 November 2017, 01:11 WIB

Jantje Ciptabudi Caretaker FISIP Unpatti

Rabu, 22 November 2017, 01:07 WIB