Menu
Sabtu, 18 November 2017
Hesky Semuel Lesnussa

Oleh:
Hesky Semuel Lesnussa - Mahasiswa Pasca Sarjana Program Studi Administrasi Publik Universitas Pattimura

DALAM sejarahnya, kehadiran Tentara Nasional Indonesia  sebagai benteng penjaga Pancasila demi tegaknya NKRI sepenuhnya berasal dari rakyat. Sepanjang itu pula, dukungan rakyat terhadap eksistensi TNI selalu menjadi spirit yang menyatu dengan eksistensi “Pasukan Loreng” ini, sehingga mutlak perlunya dipelihara suatu hubungan yang harmonis antara tentara dengan rakyat.

Dalam konteks menciptakan dan sekaligus menjaga Harmoni TNI–Rakyat itulah, sejak era orde baru kita mengenal program ABRI Masuk Desa (AMD), yang kini di era reformasi berganti nama menjadi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang secara rutin selalu dilaksanakan oleh TNI setiap tahunnya, dengan menitikberatkan pelaksanaan program  pada desa-desa terisolir dan terpencil, serta daerah kumuh perkotaan di seluruh wilayah NKRI.

TMMD bertujuan untuk  meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memantapkan kesadaran bermasyarakat dalam berbangsa, bernegara, bela negara dan disiplin nasional. Secara organisatoris, Kodam XVI/Pattimura sebagai bagian integral TNI yang secara terorial berada pada wilayah Maluku dan Maluku Utara senantiasa berupaya untuk merajut harmoni dengan rakyat. Untuk tujuan mulia itu, maka dalam pelaksanaan program  TMMD yang ke-100, untuk wilayah Kodam XVI/Pattimura, diantaranya membantu masyarakat yang ada di belahan tenggara bumi Maluku.

Adalah Desa Ngadi dan Labetawi, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual yang mendapat perhatian utama Program TMMD ke-100 wilayah Provinsi Maluku.

TMMD yang berlangsung  pada 27 September hingga 26 Oktober 2017 ini, setidaknya memiliki arti penting sebab banyak karya positif TNI yang telah ditunjukan oleh Kodam XVI/Pattimura lewat program rehabilitasi   Mesjid An- Nazhar di Desa Ngadi serta  pembangunan talud jalan di Desa Labetawi.

Mesjid An-Nazhar itu sudah dalam kondisi yang kurang memungkinkan untuk digunakan oleh masyarakat Desa Ngadi secara layak. Pekerjaan itu berupa pembangunan dak  Masjid An Nashar. Sejak dibangun tahun 1991 silam, masjid ini belum pernah direhab, dan kondisi itu menjadi perhatian serius Kodam XVI/Pattimura untuk memugar tempat ibadah yang sudah 26 tahun berdiri ini, agar masyarakat Desa Ngadi dapat terbantu dalam menjalankan ibadah sehari-hari. Selama proses rehabilitasi masjid, prajurit  Kodam XVI/Pattimura yang dipimpin Dansatgas TMMD ke-100 tahun 2017, Letkol Arh Hilarius Karnedi yang juga Dandim 1503/Tual ini, senantiasa dibantu oleh masyarakat secara pro aktif.  Tak kurang dari 800 orang se-Kecamatan Dulla Utara tersebut ikut andil mengerjakan rehab masjid ini. Orang dewasa, anak-anak, mahasiswa dan para wanita dari beberapa desa tetangga seperti Desa Dulla, Desa Lebetawi, Desa Ohoitel, serta Kota Tual bahu membahu dalam keakraban membangun tempat ibadah tersebut.

Fakta sosial ini sejatinya  merupakan sebuah potret ideal kerukunan antar umat beragama yang paripurna, yang sekaligus membuktikan bahwa kondisi kehidupan orang “Basudara Di Maluku” telah kembali pada koridor kearifan yang sesungguhnya. Dan ini menjadi bukti nyata bahwa lewat program TMMD di kota Tual, TNI khususnya Kodam XVI/Pattimura berhasil merekatkan tali silahturahmi kerukunan umat beragama.

Sedangkan, pada Desa  Labetawi yang berjarak sekitar 4 Km dari Desa Ngadi, Kodam XVI/Pattimura melakukan pembangunan sarana umum yaitu talud jalan.

Antusias yang tinggi ditunjukan oleh warga Desa Labetawi-Kecamatan Dulla Utara, Kota Tual terhadap pelaksanan program TMMD Kodam XVI/Pattimura.

Perwujudan partisipasi warga desa Labetawi itu terlihat dalam berbagai bentuk bantuan selama pengerjaan talud jalan. Diantaranya berupa bantuan tenaga, pikiran bahkan   jamuan makanan hingga memberi tumpangan  tempat tinggal secara sukarela kepada prajurit, selama pelaksanaan TMMD di desa mereka. Selain itu juga, warga Desa Labetawi dengan sukarela memberikan tumpangan tempat tinggal bagi prajurit TNI selama berada di Desa Labetawi.

TNI memang lahir dan besar karena rakyat, sehingga sudah selayaknya dharma bakti TNI diimplementasikan secara nyata langsung kepada kepentingan dan kemaslahatan rakyat. 

Selain itu pula, dalam kegiatan TMMD ke-100 yang dipusatkan pada Desa Ngadi dan Labetawi Kecamatan Dulla Utara, Kota Tual. Turut dilakukan sejumlah kegiatan lain di luar pembangunan fisik berupa penyuluhan pertanian, perikanan dan kelautan, kesehatan dan keluarga berencana, bahaya narkoba, kerukunan antar umat beragama, serta sosialisasi bela Negara kepada masyarakat di dua desa tersebut.

Kegiatan penyuluhan pertanian, perikanan dan kelautan berguna untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat pada bidang pertanian, perikanan dan kelautan sehingga diharapkan dapat berimplikasi pada meningkatnya hasil pertanian, perikanan dan kelautan warga yang nantinya bermuara kepada meningkatnya taraf hidup dan kesejahteraan mereka .

Untuk penyuluhan bahaya narkoba, bertujuan memberikan informasi awal yang memadai bagi warga ke dua desa akan bahaya narkoba yang merusak masa depan generasi bangsa, dan saat ini wajib diwaspadai dan dilawan sejak dini.

Sedangkan sosialisasi bela negara merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memupuk serta meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air Indonesia, serta membentengi diri dari bahaya radikalisme, separatisme dan juga terorisme.

TMMD adalah tugas mulia TNI, agar senantiasa berjalan seirama dengan energi positif dari rakyat. Hal ini, karena kita semua memegang prinsip dari rakyat dan untuk rakyat. Yang terpenting ialah TMMD ke-100 tahun 2017 ini dilakukan agar terus tercipta manunggalnya rakyat dan TNI, karena TNI bersama rakyat akan kuat, dan rakyat bersama TNI akan aman sejahtera.

Kegiatan TMMD sebagai salah satu langkah nyata untuk mewujudkan tugas TNI mengabdi kepada NKRI, sehingga TNI dapat menjadi prajurit sejati, profesional, selalu mencintai dan dicintai oleh rakyatnya, yang mana semua itu, untuk pembangunan Indonesia yang lebih makmur dan sejahtera sesuai Pancasila dan UUD 1945. Olehnya itu, TNI teristimewa jajaran Kodam XVI/Pattimura akan senantiasa melakukan yang terbaik bagi rakyat. (***)

BERITA LAINNYA

Mantan Kadis Infokom Disidang Berbelit-Belit

Rabu, 15 November 2017, 09:35 WIB

SU Pemain Proyek, Sebelum Tersandung Korupsi

Rabu, 15 November 2017, 00:47 WIB

PDIP Usung Pasangan "Kombinasi"

Rabu, 15 November 2017, 00:44 WIB

Informasi Tsunami, Warga MBD Mengungsi

Rabu, 15 November 2017, 00:42 WIB

Koruptor Kas Daerah SBB Dituntut Dua Tahun Bui

Rabu, 15 November 2017, 00:39 WIB

Haji Hayun TKBM Yos Sudarso Terancam Dilengserkan

Rabu, 15 November 2017, 00:38 WIB