Menu
Kamis, 24 Mei 2018
Ilustrasi pemabuk

KABARTIMUR.co.id, BIAK - Manajemen Rumah Sakit Umum Da­erah (RSUD) Kelas B Biak, Papua, mem­berhentikan tiga pegawai honorer yang ma­buk akibat minuman beralkohol saat me­layani keluarga pasien di kamar jenazah rumah sakit.

“Pimpinan RSUD Biak sudah membuat ke­putusan pemutusan hubungan kerja ke­pada tiga pegawai honorer yang mabuk ka­rena telah melanggar perjanjian kerja,” te­gas Direktur RSUD dr Edy Rumbarar di Biak, Jumat.

Ia mengatakan, karyawan kamar jenazah RSUD Biak yang mabuk itu juga melakukan du­gaan pelecehan seksual dan melakukan pe­rusakan kaca jendela ruang forensik saat be­kerja sudah melakukan pelanggaran berat.

Sanksi tegas berupa pemberhentian ini, me­nurut Edy Rumbarar, harus dilakukan ma­najemen RSUD karena telah sesuai de­ngan perjanjian kerja yang sudah disepakati ber­sama dengan pekerja.

“Setelah saya melakukan klarifikasi de­ngan bidang forensik ketiganya terbukti me­lakukan pelanggaran berat saat bekerja me_ng­konsumsi minuman beralkohol,” ungkap Edy Rumbarar didampingi dokter forensik Izak Reba.

Dia mengatakan, setiap pekerja me­dis di rumah sakit umum daerah harus ber­sikap ramah dan tidak boleh mabuk dengan sengaja mengkonsumsi minuman be­ralkohol.
Ruimbarar berharap adanya pem­ber­hentian pegawai mabuk akan menjadi pe­­lajaran untuk setiap pekerja medis di semua bidang layanan rumah sakit.

Sementara itu, penanggung jawab ruang fo­rensik dr Izak Reba menyampaikan per­mohonan maaf kepada keluarga pasien atas kejadian yang tidak etis dilakukan tiga pekerja pelayanan kamar jenazah pada Kamis 9 Maret 2017.

“Saya mohon maaf dengan kejadian di­lakukan tiga pekerja kamar jenazah RSUD, ya kasus ini harus menjadi pelajaran bagi se­tiap pegawai untuk tidak berlaku tidak se­nonoh dengan keluarga pasien,” ujarnya. (AN/KT)

Sumber : ANTARA
BERITA LAINNYA

Korupsi Speedboat BPJN, PPK Diperiksa Jaksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Dukung Adam Rahayaan Satu Kades “Korban”

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Sekda SBB Dicecar 33 Pertanyaan

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Pekan Depan Wali Kota Dipriksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

19 Rumah Dieksekusi Paksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Cekcok, Suami Bacok Istri

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB