Menu
Sabtu, 24 Pebruari 2018
ILUSTRASI

KABARTIMUR.co.id,JAYAPURA-Manajemen PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua menggulirkan program “seribu tas untuk Papua” yang akan disalurkan kepada siswa-siswa kurang mampu agar mereka bisa memiliki perlengkapan sekolah yang memadai.

“Ini bentuk kepedulian kita terhadap dunia pendidikan, khususnya di tingkat dasar dan PAUD, maka kita memberikan bantuan seribu tas untuk anak sekolah,” ujar Manajer CSR dan SMEPP Pertamina MOR VIII, Syarifuddin, di Jayapura, Jumat.

Ia menjelaskan program yang merupakan bagian dari program bina lingkungan tersebut itu diprioritaskan kepada sekolah yang tidak mampu, dan perekonomian orang tua siswanya dianggap kurang mencukupi.

“Makanya kemungkinan besar program ini akan terserap di daerah, tapi kami melihat dulu apakah di Jayapura masih ada siswa-siswa dan sekolah yang masuk kriteria tersebut,” kata dia.

Syarifudin menegaskan pihaknya tidak menutup kemungkinnan untuk memberikan bantuan lebih dari seribu tas. “Seribu tas hanya tematik saja, jumlahnya bisa saja bertambah bila dirasa masih diperlukan,” katanya.

Menurut dia, pada program bina lingkungan, pihaknya memiliki prioritas dalam menyalurkan bantuan, yaitu bidang kesehatan dan pendidikan.”Selain tas selama ini kami sudah membangun sarana dan prasarana sesuai dengan permohonan yang masuk. Seperti di Anggai, Boven Digoel, di sana ada sekolah yang sudah lebih dari sepuluh tahun tidak berjalan,” katanya.

Di Kabupaten Biak Pertamina juga menyalurkan bantuan komputer untuk percepatan pelaksananaan ujian nasional berbasis komputer.  (AN/KT)

BERITA LAINNYA

KPU Maluku “Bidik” Kelompok Marjinal

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB

Oknum TNI Ngamuk di Bandara Pattimura

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB

Yunus Serang “Diserang” Isu Dana Abadi

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB

452 Pulau di Maluku Belum Miliki Nama

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB

Idris Rolobessy: Ini Kriminalisasi!

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB

Pembuat Ijazah Palsu Divonis 5 Tahun

Jumat, 23 Pebruari 2018, 00:25 WIB