Menu
Kamis, 23 November 2017
IST

KABARTIMUR.co.id,TIMIKA-Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali melancarkan aksi teror di area Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, yakni menembak Mapolsek Tembagapura pada Minggu sekitar pukul 14.00 WIT, setelah beberapa jam sebelumnya menembak Pos Brimob di daerah itu.

KKB menyasar Mapolsek Tembagapura, setelah melancarkan aksi penembakan pos Brimob di sekitar mile poin 67, sekitar pukul 10.15 WIT. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal melalui siaran pers mengatakan pada pukul 14.00 WIT terdengar bunyi tembakan dari arah barat Mapolsek Tembagapura sekitar 400 meter yang diduga kuat dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata sebanyak tiga kali letusan.

Anggota tim khusus yang siaga di Mapolsek Tembagapura, kemudian KKB merespons lagi dengan kembali melepaskan tembakan ke arah Mapolsek sebanyak dua kali yang kemudian dibalas lagi oleh anggota kepolisian.

Pukul 14.10 WIT, anggota Timsus Polda Papua melepaskan satu tembakan senjata api jenis kastior ke arah sisi kanan bukit samping Polsek dengan jarak 400 meter ke arah barat serong 30 derajat ke kanan dari Mapolsek guna mengetahui posisi kelompok kriminal bersenjata jika ada di sekitar jatuhnya peluru kastior.

Tak lama berselang Freeport kembali membunyikan sirene di kota Tembagapura sekitar pukul 14.20 WIT, sebagai peringatan keselamatan karyawan agar warga yang ada di area itu tidak keluar rumah dan tetap waspada.

Informasi yang dihimpun Polsek Tembagapura kelompok KKB telah membuat jalan di atas pos keamanan di atas bekas pos lama yang sebelumnya dibakar di kampung Utikini lama dan bersiaga di semak-semak pada sisi kiri dan kanan jalan.

Sementara, Kodam XVII Cenderawasih mempersiapkan satu kompi personel untuk diperbantukan ke Polda Papua mengejar KKB yang melakukan aksi penembakan di areal PT Freeport di Tembagapura.

Pangdam Cenderawasih Mayjen George Supit, di Jayapura, Minggu, mengatakan satu satuan setingkat kompi sudah siap diperbantukan ke Polda Papua dan bergabung mengejar dan menangkap KKB itu.

Tapi belum dipastikan kapan prajurit TNI bergabung dengan personel Polri di Tembagapura, kata Mayjen Supit seraya menambahkan, diperbantukan anggota TNI sesuai dengan permintaan Polda Papua.

Namun bila masih dirasa kurang, menurutnya, Kodam Cenderawasih siap menambahkan personel, katanya lagi. Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar secara terpisah mengaku sudah meminta tambahan personel TNI dari Kodam XVII Cenderawasih untuk dikerahkan bersama Polri mengejar KKB.

Polri saat ini terus melakukan pengejaran terhadap KKB yang sering melakukan penembakan di areal PT Freeport dan dengan diperbantukannya personel TNI diharapkan dapat lebih optimal.

Dalam melaksanakan aksinya KKB menggunakan pola gerilya yakni menyerang dan berlari, sehingga menyulitkan anggota kepolisian, apalagi mereka lebih menguasai medan. “Kondisi alam dan cuaca sangat tidak bersahabat, sehingga sering kali menyulitkan anggota dalam melakukan pengejaran,” ujar Kapolda Papua itu pula.

MINTA EVAKUASI

Sementara itu, DPRD Mimika meminta aparat keamanan segera mengevakuasi warga sipil non karyawan yang kini terjebak situasi mencekam mulai dari wilayah kampung Kimbeli hingga Opitawak, Distrik Tembagapura.

Ketua DPRD Mimika, Elminus Mom di Timika, Minggu, mengatakan warga sipil di wilayah tersebut saat ini hidup dalam situasi terancam dan susah mengakses logistik terutama bahan makanan.”Kami akan siapkan tempat di Timika, ada Kwamki Narama, SP5 dan Mile 32. DPRD segera undang pemerintah, tokoh agama dan kepala suku untuk membicarakan hal ini,” kata Elminus.

Kepada aparat keamanan dan kelompok sipil bersenjata (KKB) yang terlibat baku tembak, Elminus meminta agar tidak melukai sedikit pun warga sipil yang kini terjebak di wilayah peperangan di Tembagapura. “Kalau ada warga sipil yang terluka, itu pelanggarran HAM,” ujarnya.

Sementara kepada warga, mengimbau agar mengutamakan keselamatan. Salah satunya dengan tidak memberikan informasi kepada kedua belah pihak yang terlibat aksi baku tembak karena hal itu sama saja merisikokan keselamatan mereka sendiri.  (AN/KT)

BERITA LAINNYA

Kecermatan dalam Memilih Kata

Rabu, 22 November 2017, 01:24 WIB

3 Negara Lirik Pelabuhan Kontainer Tulehu-Waai

Rabu, 22 November 2017, 01:20 WIB

Bau Korupsi “Sampah” Terkuak di Pemkot Ambon

Rabu, 22 November 2017, 01:16 WIB

Ambon Disiapkan Jadi Sentra Ikan Hias Laut

Rabu, 22 November 2017, 01:12 WIB

Cemburu, Tukang Ojek Bakar Salon Waria

Rabu, 22 November 2017, 01:11 WIB

Jantje Ciptabudi Caretaker FISIP Unpatti

Rabu, 22 November 2017, 01:07 WIB