Menu
Selasa, 20 Pebruari 2018
ILUSTRASI

KABARTIMUR.co.id,JAYAPURA- Propam Polda Papua saat ini masih memeriksa secara intensif tujuh anggota Brimob, pasca tewasnya Emakulata Emakuparo(62) yang merupakan warga Pulau Karaka (Timika), Sabtu malam (3/2).

Pemeriksaan terhadap anggota Brimob yang tergabung dalam Satgas Amole itu dipimpin Kabid Propam Polda Papua Kombes Janus Siregar, kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal, Senin.

Kombes Ahmad Kamal menjelaskan ketujuh anggota Brimob masih diperiksa intensif di Mapolres Mimika di Timika. Polisi sampai saat ini belum dapat memastikan penyebab meninggalnya ibu rumah tangga karena masih menunggu hasil otopsi yang dijadwalkan berlangsung Senin (5/2) di RS Mitra Masyarakat Timika.

“Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban walaupun dari laporan yang diterima bahwa korban meninggal akibat luka terkena benda tajam dibagian kepala,” kata Kombes Kamal seraya menambahkan tewasnya perempuan berusian 62 tahun itu terjadi sesaat setelah aksi penyerangan terhadap aparat keamanan yang sedang melintas di Pulau Karaka dengan membawa RN (18), satu dari tiga tersangka pelaku pencurian konsentrat milik PT.Freeport di cargo dock Port Side, Timika.

Saat aparat keamanan bersama RN melintas dengan menggunakan perahu motor tiba tiba RN berteriak- teriak dan menceburkan diri kelaut dan tak lama kemudian warga menyerang anggota hingga terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan.

RN sendiri berhasil melarikan diri dan belum berhasil ditangkap setelah menceburkan diri ke laut, kata Kombes Kamal. Aksi pencurian konsentrat milik PT.Freeport dilakukan RN bersama dua rekannya Sabtu (3/2) sekitar pukul 21.40 WIT, kata Kombes Kamal.

 

JENAZAH DIAUTOPSI

 

Sementara itu,  jenazah, Senin pukul 11.00 WIT dibawa ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika untuk diautopsi, setelah semalam disemayamkan di gedung DPRD Mimika. Permintaan autopsi dari pihak kepolisian guna memperjelas penyebab kematiannya, akhirnya disetujui oleh pihak keluarga korban.

Kapolres Mimika, AKBP Indra Hermawan di Timika, Senin mengatakan autopsi perlu dilakukan untuk memperjelas penyebab kematian. “Dokter forensik baru tiba di Timika pukul 11.00 WIT ini yang akan melakukan autopsi, Sementara jenazah sudah diantarkan ke RS Charitas (RSMM) menggunakan mobil ambulans,” ujarnya.

RSMM seing disebut RS Charitas karena rumah sakit tersebut dikelola oleh Yayasan Charitas Timika Papua (YCTP). AKBP Indra juga mengemukakan bahwa pemeriksaan terhadap sejumlah anggota Brimob terkait dugaan penembakan itu masih dilakukan Kepala Bidang (Kabid) Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Papua sejak Minggu.

Indra mengaku belum dapat memastikan kronologi kejadian sebab menurutnya informasi yang ada masih simpang siur. Kronologi yang sebenarnya baru akan diketahui usai pemeriksaan yang dilakukan oleh Kabid Propam.

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat Mimika untuk tetap menjaga kantibmas agar tetap kondusif. Selain itu, masyarakat diharapkan untuk tidak terpancing dengan isu-isu yang tidak benar.

Sementara itu, tokoh suku Kamoro yang juga hadir pada saat pengantaran jenazah dari gedung DPRD Mimika ke RS Charitas menjelaskan kepada ratusan warga suku Kamoro yang sejak Minggu (4/2) siang memadati kantor DPRD bahwa autopsi tersebut penting dilakukan agar dapat memudahkan pihak korban terkait adanya bukti cukup dalam proses hukum para pelaku.

Hingga berita ini diturunkan, akses jalan Cenderawasih depan kantor DPRD Mimika masih diblokade warga dengan ban yang dibakar dan pintu gerbang masuk DPRD yang digunakan untuk memblokade jalan.

Massa keluarga korban juga masih memadati kantor DPRD Mimika. Rencanya usai autopsi, jenazah juga akan langsung disemayamkan. (AN/KT)

BERITA LAINNYA

Maluku Protes Saham Blok Masela Dibagi ke NTT

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB

Satu Pria “Bertopeng” Ditembak Polisi

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB

Ada Pembiaran di Gunung Botak

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB

PDIP Maluku “Pecah” Tiga Kubu

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB

Novum Perkara Darmo 51, Tidak Ada Markup

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB