Menu
Selasa, 20 Pebruari 2018

KABARTIMUR.co.id, LANGGUR - Nasib anak-anak sekolah yang mengecap pendidikan pada, Sekolah Luar Biasa (SLB), di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), dan telah dinyatakan lulus sejak tahun 2010 hingga saat ini, belum mengantongi ijazah tanda kelulusan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku yang dikomandoi M. Saleh Thio yang bertanggung jawab langsung para lulusan SLB di Kabupaten Malra, belum berhasil dikonfirmasi.

Kepala SLB Malra Tomas David Tabrahanubun dikonfirmasi Kabar Timur terkait belum diterima ijazah para lulusan sekolah yang dipimpinnya itu, tidak menampiknya. Dia membenarkan bila lulusan sejak tahun 2010 hingg 2014 , belum menerima ijazah tanda kelulusan.

“Iya benar lulusan SLb sejak tahun 2010 hingga 2014 belum terima tanda kelulusan berupa ijazah. Para orang tua wali dari anak-anak didikan yang telah lulus kerap mempertanyakan ijazah mereka,” ucap Kepsek SLB yang mengaku baru menjabat sejak setahun lalu.

Menurutnya, SLB yang dipimpinnya itu terdiri dari tingkat Sekolah Dasar (SD), SMP dan SMA. “Nah, sejak tahun 2010 hingga 2014, lulusannya pada tinggakatan itu belum mendapatkan tanda lulus berupa ijazah,” bebernya.

Dia mengaku, para orang tua dari anak-anak didiknya yang belum menerima ijazah kerap mengeluh dan resah, ketika mempertanyakan masalah ijazah anak mereka.  “Saya sendiri tidak tahu, ini salah siapa. Apakah Dinas Pendidikan Malra atau Dinas Pendidikan Provinsi. Saya baru menjabat setahun lalu,” ungkapnya. (FGD)

BERITA LAINNYA

Maluku Protes Saham Blok Masela Dibagi ke NTT

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB

Satu Pria “Bertopeng” Ditembak Polisi

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB

Ada Pembiaran di Gunung Botak

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB

PDIP Maluku “Pecah” Tiga Kubu

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB

Novum Perkara Darmo 51, Tidak Ada Markup

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB