Menu
Kamis, 24 Mei 2018
IST

KABARTIMUR.co.id,AMBON,Evakuasi jenazah dilakukan sejak korban ditemukan Rabu hingga Kamis (18/1) sore, lantaran medan cukup berat dan rawan untuk dilakukan proses evakuasi.

Mobil ambulance terseret di sungai Nalbessy. Berpenumpang, enam orang, lima diantaranya lolos dari maut.  Sedangkan satunya yang tak lain seorang pejabat terseret dan hilang. Setelah empat hari hilang, pada Rabu, 17 Januari 2018, ditemukan meninggal dengan kondisi jenazah telah membengkak. 

Adalah Hans William Lesbata, Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Dia telah ditemukan meninggal, pada Rabu, dan Kamis, 18 Januari 2018, kemarin, jenazahnya baru dapat dievakuasi.

Informasi yang dihimpun Kabar Timur menyebutkan, korban terseret arus sungai Nalbessy ketika menyeberangi sungai dengan mobil ambulance bersama lima orang bawahannya. Mobil tersebut dikendarai oleh korban.

Jasadnya ditemukan tak jauh  dari lokasi kejadian. Upaya untuk mengangkat jenasah korban dari dalam sungai sempat terkendala. Jenazah korban terjepit sebuah pohon dan batu di sungai Nalbesssy.  

Sulitnya medan di lokasi penemuan jenazah membuat masyarakat dan tim dari Pemerintah Kabupaten Buru Selatan harus bekerja ekstra mengevakuasi jenasah korban. Jenazah korban baru berhasil diangkat dari dalam sungai, Kamis (18/1) sekitar pukul 16.00 WIT. Setelah berhasil korban langusung dibawa ke Puskesmas Leksula untuk dibersihkan. 

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian  Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Buru Selatan Ibrahim Banda mengatakan setelah jenazah Hans Willian Lesbata ditemukan, pihaknya melaporkan ke bupati, wakil bupati dan juga Sekda. 

“Setelah mendapat laporan (Pak Hans) sudah ditemukan, saya melaporkan ke pimpinan untuk mendapatkan arahan selanjutnya,” tutur Banda, kemarin. Dia menjelaskan, korban meninggalkan saat menjalankan tugas dinas. Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana akan melakukan rapat kerja kesehatan di Kecamatan Leksula. Berbagai persiapan terkait rencana Raker sudah dilakukan.

Bahkan korban sudah berangkat ke Leksula sejak pagi. Korban balik lagi ke Namrole Karena ada urusan. Sorenya bersama enam orang lainnya dengan mengendarai ambulance balik menuju Leksula namun mobil yang ditumpangi mengalami musibah, Sabtu (13/1) lalu, terseret arus sungai Nalbessi. 

Kepala Badan  Penanggulangan Bencana Alam (BPBD) Bursel Awat Mahulauw mengatakan, enam orang yang berada di dalam ambulance bersama korban berhasil selamat. Empat hari melakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan sudah meninggal oleh warga dan kerabatnya. 

Evakuasi jenazah dilakukan sejak korban ditemukan Rabu hingga Kamis (18/1) sore, lantaran medan cukup berat dan rawan untuk dilakukan proses evakuasi. “Iya saya baru sampai dengan jenazah di Puskesmas Leksula. Jenazah berhasil dievakuasi dari lokasi sekitar pukul 15.55 WIT,” kata Camat Leksula, Vecky Lesnussa yang dihubungi Kabar Timur, tadi malam.

Menurutnya saat dievakuasi kondisi jenazah kakak kandung Ketua AMGPM Daerah Buru Selatan sekaligus Ketua DPC Partai Hanura, Alfred E Lesbatta itu kondisinya membengkak dan di masukan ke kantung jenazah. “Sementara dalam penanganan tenaga medis di Puskesmas untuk pembersihan jenazah,” ucapnya.

Proses pemakaman  korban yang merupakan adik kandung Sekretaris Klasis GPM Buru Selatan, Vecky Lesbatta itu direncanakan hari ini (Jumat). Lesnussa menjelaskan proses evakuasi berhasil dilakukan atas kerja sama dengan masyarakat yang menggunakan alat berat berupa takel berkekuatan 10 ton dari PLN Ranting Leksula.

Dia mengaku kecewa dengan Tim SAR Ambon maupun Namlea dan BPBD Bursel karena meski telah berkoordinasi berulang kali tetapi ternyata tak menunjukkan partisipasinya. “Tidak ada, tidak menunjukkan partisipasinya, saya sebagai Camat menyesal dengan Tim SAR. Saya sudah telepon ke Ambon dan Namlea juga mereka hanya tanya kronologis, tapi tidak turun ke TKP. Begitu juga BPBD Bursel,” kesal dia. (KTL)

BERITA LAINNYA

Korupsi Speedboat BPJN, PPK Diperiksa Jaksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Dukung Adam Rahayaan Satu Kades “Korban”

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Sekda SBB Dicecar 33 Pertanyaan

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Pekan Depan Wali Kota Dipriksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

19 Rumah Dieksekusi Paksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Cekcok, Suami Bacok Istri

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB