Menu
Sabtu, 18 November 2017
| Sumber Foto:MARLON SAHETAPY / KABAR TIMUR

KABARTIMUR.co.id, LANGGUR - Wakil Bupati (Wabup) Maluku Tenggara, Yunus Serang, melantik 33 Kepala Sekolah (Kepsek) dan Pengawas, yang berlangsung di aula lantai tiga kantor Bupati Malra, Rabu (25/10).

Puluhan pejabat yang dilantik tersebut terdiri dari Kepsek TK 2 orang, Kepsek SD 17 orang, Kepsek SMP 11 orang dan Pengawas 3 orang.

Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Wakil mengatakan, pengambilan sumpah dan pelantikan dalam organisasi pemerintahan merupakan suatu proses regenerasi yang berjalan secara normatif dan berkelanjutan.“Hendaknya moment penting ini dimaknai dari sudut pandang pemenuhan kebutuhan organisasi, peningkatan kinerja dan kesinambungan penyelenggaraan tugas khususnya di bidang pendidikan,”ingatnya.

Pembangunan pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan sumber daya manusia. Komitmen ini tentunya merupakan komitmen nasional yang harus dapat dilaksanakan secara sinergis, komprehensif serta sistematis.“Komitmen ini pula yang tetap dipegang teguh oleh pemerintah daetah dengan senantiasa berupaya melakukan terobosan-terobosan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang tercermin pada kualitas layanan pendidikan di daerah ini,”kata Rentanubun.

Dalam pembangunan pendidikan tantangan yang sementara dihadapi adalah bagaimana menyediakan pelayanan pendidikan yang berkualitas dan yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat. Disisi lain pula kita masih dihadapkan dengan permasalahan lemahnya kemampuan manajemen pendidikan serta terbatasnya tenaga-tenaga pendidik dan kependidikan yang bermutu dan professional.

Dikatakan upaya pembenahan terhadap tantangan dan permasalahan tersebut, maka keberadaan aparatur pada lini terdepan yakni kepsek dan pengawasa sekolah sangatlah menentukan dasar bagi pembangunan pendidikan dimaksud.“Keunggulan dan mutu sekolah dipengaruhi oleh berbagai variable manajerial sekolah memiliki posisi yang sangat penting. Kualitas kepemimpinan kepsek akan mempengaruhi efektifitas sekolah dengan manajemen yang tepat. Sekolah akan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif sebagai lingkungan belajar yang memotivasi para peserta didik untuk mengembangkan potensi, kreatifitas dn inovasinya,”tuturnya.

Konteks penyelenggaraan pendidikan eksistensi pengawas sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan sekolah. Mengingat pengawas sekolah merupakan perpanjangan tangan dari dinas pendidikan dan kebudayaan dalam melaksanakan pembinaan lini terdepan atas pengelolaan pendidikan pada sekolah.

Atas dasar itu, pemerintah daerah dengan berbagai instrument maupun kerangka kebijakan kepegawaian menganggap perlunya dilakukan pengisian jabatan kepsek dan pengawasa sekolah dengan mengedepankan pertimbangan aspek kompetensi.“Saya sangat memahami betapa beratnya tugas membangun pendidikan yang berkualitas, relevan dan berdaya saing. Oleh karena itu kita sekalian dituntut untuk harus sinergi dalam memantapkan semangat dan komitmen untuk terus berjuang meningkatkan kualitas pendidikan,”pungkasnya.

Bupati menilai para pejabat yang dilantik tersebut, telah melalui proses penilaian dan pertimbangan  yang cukup panjang sehingga dianggap memiliki kompetensi untuk memimpin satuan pendidikan menjadi lebih baik. (KTL)

BERITA LAINNYA

Mantan Kadis Infokom Disidang Berbelit-Belit

Rabu, 15 November 2017, 09:35 WIB

SU Pemain Proyek, Sebelum Tersandung Korupsi

Rabu, 15 November 2017, 00:47 WIB

PDIP Usung Pasangan "Kombinasi"

Rabu, 15 November 2017, 00:44 WIB

Informasi Tsunami, Warga MBD Mengungsi

Rabu, 15 November 2017, 00:42 WIB

Koruptor Kas Daerah SBB Dituntut Dua Tahun Bui

Rabu, 15 November 2017, 00:39 WIB

Haji Hayun TKBM Yos Sudarso Terancam Dilengserkan

Rabu, 15 November 2017, 00:38 WIB