Menu
Kamis, 24 Mei 2018
ilustrasi

KABARTIMUR.co.id,TUAL - Seorang nelayan warga Kiom Kota Tual, La Heri (26) akhirnya ditemukan setelah terkatung-katung di laut sejak Kamis (3/5) lalu. Korban ditemukan selamat oleh sesama nelayan di pulau kecil tak berpenghuni di antara pulau Kemaer dan Teor Kabupaten Seram Bagian Timur.

“Sudah ditemukan, tadi (kemarin) jam 9.00 Wit pagi masuk Tual, dapat tonda dari nelayan yang temukan,” ungkap Plh Koodinator Pos Basarnas Tual Guntur Mohan Mewar kepada Kabar Timur, Minggu, kemarin.

Menurut Guntur awalnya, nelayan asal Seram Bagian Barat (SBB) pergi melaut di sebuah fishing ground atau lokasi tangkapan di perairan Kaimana, Papua yang jaraknya sekira 60 mil laut dari Tual. Setelah mendapat hasil tangkapan dia pamit ke rekan-rekannya di lokasi tersebut untu pulang lebih awal. Tapi entah mengapa, hari hingga Jumat pekan kemarin, setelah rekan-rekannya kembali juga La Heri belum tiba di Tual.

Tak ayal hari itu juga pihak keluarga panik dan menghubungi Pos Basarnas Tual untuk mengambil langkah pencarian. Pihaknya, kata Guntur lalu melapor ke Basarnas Ambon sebagai pos induk. Dari Ambon, hilangnya La Heri, kata Guntur, dikoordinasikan ke Basarnas Timika Papua, karena merupakan wilayah kerja kantor basarnas tersebut.

“Pencarian sudah dilakukan sejak Jumat, kemarin oleh Basarnas Timika oleh pos Basarnas Kaimana dan Fak-Fak tapi hasilnya nihil. Ternyata dia sudah ditemukan,” ungkap Guntur gembira.
Terpisah, keluarga korban, La Ode Nasir Sampulawa mengungkapkan ponaannya itu ditemukan oleh sesama nelayan, asal Buton yang juga sedang mencari ikan. Ketika ditemukan Sabtu (5/5) pukul 12.00 Wit, La Heri berada seorang diri di pulau kecil diantara pulau Kemaer dan pulau Teor Kabupaten SBT. Melihat motor nelayan lain di sekitar pulau itu, korban berupaya memanggil untuk mendekat ke pulau kecil tersebut.

“La Heri minta bantuan untuk diantar pulan ke Tual, dia sementara istirahat, dia shok seng bisa diganggu,” kata La Ode.
Menurut La Ode, korban awalnya berhasil mendapat tangkapan 12 ekor ikan tuna. Tapi saat perjalanan pulang ke Tual, dia tertarik dengan kawanan ikan di depan pulau Ohoimas tak jauh dari pulau Bair, pulau wisata Tual.

Dari situ La Heri mengejar kawanan ikan tersebut dan berhasil memancing tiga ekor lagi tuna masing-masing seberat 60 kg. Karena menggunakan cadangan BBM yang hanya khusus digunakan untuk kembali ke pangkalan di Tual, bahan bakar itu habis tanpa disadari.

“Karena asik kejar kawanan tuna itu di muka Ohoimas itu lah kehabisan bahan bakar bensin. Akhirnya dia hanyut sampai Teor itu. Padahal kalo dia seng terpengaruh sama ikan-ikan itu dia bisa sampai, karena hanya tinggal sedikit masuk Tual,” beber La Ode. (KTA)

BERITA LAINNYA

Korupsi Speedboat BPJN, PPK Diperiksa Jaksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Dukung Adam Rahayaan Satu Kades “Korban”

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Sekda SBB Dicecar 33 Pertanyaan

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Pekan Depan Wali Kota Dipriksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

19 Rumah Dieksekusi Paksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Cekcok, Suami Bacok Istri

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB