Menu
Sabtu, 23 Juni 2018
ist

KABARTIMUR.co.id,LANGGUR-Lagi, sosok mayat di­te­mukan di wi­layah pesisir pan­tai Kota Tu­al. Di­­temukan mu­­­lai mem­busuk, Sab­­tu (26/5) pukul 19.­00 Wit, di pantai De­­sa (Ohoi) Watraan Kota Tual mayat ber­jenis kelamin perem­puan yang ternyata ber­nama Bintik Wab­rusun (58) ini ada­lah warga Desa Wear Kecamatan, Kei Be­sar Utara Ba­rat, Kabupaten Malra.

Belum diketahui pasti motif kematian korban. Namun dugaan sementara, dia hanyut terbawa arus pantai dari desanya, Ohoi Wear, lalu terdampar di Watraan.

Penuturan keluarga korban, Fatma, pada Rabu (23/5) korban Bintik meminta ijin untuk buang hajat di pantai desanya itu. Korban ke pantai karena tidak ada air di jambangan (Wc).

“Karena seng ada air sama sekali, mama Atiq (Bintik) bilang buang air di pantai saja. Tapi sampai empat hari seng balik-balik ke rumah,” tutur Fatma Wabrusun (25) kepada Kabar Timur di sela-sela penemuan mayat korban di Desa Watraan.  

Almarhumah Bintik Wabrusun yang akrab dipanggil Atiq sehari-hari berprofesi ibu rumah tangga, dengan domisili di Ohoi Wear. Korban dinyatakan hilang sejak Rabu pekan lalu oleh pihak keluarga.

Penemuan mayat korban setelah laporan masyarakat yang sedang memancing di perairan Ohoi Watraan Kecamatan Dullah Utara Kota Tual, ke pihak Polsek Elat.

Berdasarkan laporan warga juga, petugas Tim SAR Kota Tual, bersama Satpol PP Kabupaten Malra serta Satreskrim Polres Malra menuju perairan Ohoi Watraan, guna melakukan evakuasi terhadap mayat korban.

Almarhuma Bintik Rabrusun ditemukan dalam kondisi terapung, tak bernyawa, sebelum dibawa ke RSUD Karel Sadsuitubun dengan Ambulans untuk kepentingan visum.

Fatma Rabrusun yang juga anak kandung Almarhumah Bintik Rabrusun saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, kejadian ini berawal pada hari Rabu sekitar pukul 05.00 Wit subuh, almarhumah bangun tidur dan menuju Wc. Lantaran tidak ada air almarhumah menuju pantai yang tidak jauh dari rumah.

Saat ke pantai Bintik mengenakan pakaian baju kaos putih, kutang hitam dan celana warna hitam. Tapi sampai tengah hari, korban belum juga kembali.

Hilangnya Bintik membuat keluarga dan masyarakat desa melakukan pencarian. Tapi sampai beberapa hari tidak membuahkan hasil, hingga korban ditemukan di pantai Watraan Kota Tual.

“Jam 7 kira-kira keluarga baru tahu dari informasi penemuan mayat lewat media sosial, telah ditemukan sebuah mayat di perairan Ohoi Watraan Kematan Dullah Selatan Kota Tual. kami tahu dari situ,” ujar Fatma

Dari informasi tersebut keluarga lalu menuju RSUD, guna memastikan mayat yang ditemukan adalah ibu mereka sendiri. Ternyata benar mayat itu sesuai ciri-ciri almarhumah, termasuk pakaian yang digunakan sebelum hilang adalah Bintik Rabrusun.

Terkait penyebab pasti kematian korban belum diperoleh informasi. Polres Malra belum berhasil dihubungi, Kasat Reskrim Iptu Arief Budi Harso tidak mengangkat telepon seluler. (KTA)

BERITA LAINNYA

Desak BK “Adili’’ Huwae & RR

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB

Usut Repo Fiktif, Kejati Dinilai Asal-Asalan

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB

Tiga Tahun Beruntun Malra Raih WTP

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB

Sering Mati Lampu, PMKRI Demo PLN

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB

Kades-Bendahara Jadi Terdakwa

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB

Tiga Warga Debut Tewas Dibunuh

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB