Menu
Selasa, 26 September 2017

KABARTIMUR.co.id, AMBON - Adesen Sohilait alias Adesen (34) ayah bejat yang hamili putri kandungnya terancam hukuman 15 tahun penjara.

Ancaman hukuman itu disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Els Leonupun di Pengadilan Negeri Ambon, Kamis (18/5). “Menjatuhkan pidana terha­dap terdakwa berupa pidana penjara se­lama 15 tahun,” ucap JPU dalam sidang dengan agenda pembacaan tun­tutan dihadapan Majelis Hakim diketuai, R.A Didi Ismiatun.

Selain menuntut hukuman pen­ja­ra, terdakwa juga dituntut mem­bayar denda sebesar Rp. 100.000.000 subsidair satu tahun ku­rungan penjara.

Terdakwa terbukti secara sah dan dan meyakinkan bersalah mela­kukan tindak pidana persetubuhan dengan anak dibawah umur seba­gaimana diatur dalam Pasal 81 Ayat 3 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.  

Usai mendengar pembacaan tun­tutan, majelis hakim menunda si­dang hingga 26 Mei mendatang dengan agenda pembacaan pembelaan oleh terdakwa melalui penasehat hukum­nya. Selama sidang, terdakwa di­dam­pingi Penasehat Hukumnya, Doming­gus Huliselan. Dalam dakwaan JPU dijelaskan, terdakwa Adeson Sohilait alias Adesen dengan penuh nafsu menyetubuhi putri kandungnya sendiri yang baru berusia 14 Tahun hingga berbadan dua (hamil).

Aksi bejat warga Desa Alang, Kecamatan Leihitu Barat, Kabu­paten Maluku Tengah itu dilakukan di rumahnya pada April 2016. Ter­dakwa melakukan aksinya ketika korban tengah tidur lelap bersama ibu korban yang juga istri terdakwa.

Entah kerasukan iblis apa, terdakwa mengambil posisi tidur bersebelahan dengan korban yang tidur dengan posisi menyamping. Se­ketika terdakwa melucuti ce­la­na korban hingga sebatas paha dan berusaha memasukkan alat kela­minnya ke organ intim korban.

Gagal dalam usaha yang per­ta­ma, terdakwa melanjutkan aksi bejatnya keesokan harinya, yak­ni sekitar pukul 01.00 wit di rumah­nya. Terdakwa kembali memaksa menyutubuhi anak kandungnya hingga kelamin terdakwa menem­bus organ intim korban yang masih dibawah umur itu.

Tanpa punya belas kasihan, terdakwa memukul buah hatinya di bagian punggung sehingga korban pasrah dan menangis. Korban yang tidak berdaya hanya bisa pasrah saat tubuhnya digerayangi oleh ayah kandungnya. Aksi pelaku meng­gauli korban dilakukan ber­ulang kali di waktu yang berbeda menyebabkan korban hami.

Aksi bejat terungkap dan dila­porkan ibu korban pada 30 Novem­ber 2016 ke Mapolres Ambon hingga akhirya korban ditangkap dan dijebloskan ke penjara. (RUZ)

BERITA LAINNYA

Pelayanan Disdukcapil Ambon Lumpuh

Senin, 25 September 2017, 22:24 WIB

Bejat! Ayah Cabuli Anak Kandung

Senin, 25 September 2017, 22:21 WIB

Jaksa Siap Lidik Kades Kelang Asaude Dilapor

Senin, 25 September 2017, 22:19 WIB

Tim Tagop Klaim Rekomendasi Enam Parpol

Senin, 25 September 2017, 22:18 WIB

Truk Kontainer Seruduk Kabel Telkom

Senin, 25 September 2017, 22:17 WIB

Tahap II Remon Terhalang Izin Korwas

Senin, 25 September 2017, 22:15 WIB