Menu
Minggu, 20 Agustus 2017
PELAKU PERAMPOKAN: Pelaku (baju merah) dievakuasi polisi ke Polrestabes Makassar, Sulsel melalui Bandara Pattimura Ambon, Senin (31/7). | Sumber Foto:IST

KABARTIMUR.co.id, AMBON - Sukses beraksi di Makassar, Sulawesi Selatan, MT alias Ronde bergelimang rupiah. Lelaki asal Desa Tial Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah itu menjadi orang yang paling dicari polisi setelah berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp 1,2 miliar.

Uang itu hasil kejahatan pelaku menyatroni kantor PDAM Makassar di JL. Sam Ratulangi Nomor 3 Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada 25 Juli lalu.

Menggondol miliaran rupiah, pelaku kabur ke kampung halamannya di Gang Lapi, Tial. Hingga akhirnya, buronan Polrestabes Makassar itu berhasil ditangkap di Kota Ambon, Senin (31/7), pukul 09.30 WIT.

Pria 42 tahun itu disergap tim gabungan Buser Polres Ambon dan Resmob Polrestabes Makassar di trraffic lights  di JL. Rijali, Belakang Soya, Kecamatan Sirimau, Ambon.

Ronde dibekuk tanpa perlawanan saat mengendarai sepeda motor Yamaha R25. Motor besar yang ditumpangi itu dibeli dari hasil kejahatannya menggasak uang PDAM Makassar.

Penyidik Polrestabes Makassar telah menetapkan, Ronde sebagai tersangka pencurian di kantor PDAM Makassar. Dia dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian.Ronde membawa kabur hasil curiannya setelah berhasil membobol ruangan kerja bendahara kantor PDAM Kota Makassar.

“Dia (Ronde) membawa lari uang tunai yang dicuri sebesar Rp 1,2 miliar,” kata Kapolres Ambon AKBP Sucahyo Hadi terkait penangkapan Ronde, kemarin.

Proses penangkapan terhadap tersangka dilakukan, setelah tim Resmob Polrestabes Makassar tiba di Ambon. Ternyata pergerakan Ronde telah diketahui.

“Ronde dipolisikan oleh korban dengan nomor: LP: 1471/VII/2017/Polda Sulsel/Restabes Makassar, tanggal 25 Juli 2017 tentang Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan. Kemudian kami melakukan penangkapan setelah adanya surat perintah nomor: SP. KAP/162/VII/2017/Reskrim, tanggal 31 Juli 2017,” jelasnya.

Tim gabungan dipimpin Ipda Rahmat Rhamdani yang merupakan KBO Satreskrim Polres Ambon dan Ipda Haris Wicaksono sebagai kepala tim Resmob Polda Sulawesi Selatan.

Saat dibekuk tersangka memboncengi NT, istrinya. “Saat itu tersangka memboncengi istrinya menggunakan motor baru Yamaha R.25 warna biru DE 2613 XX, melintas untuk melewati TKP.

Dia langsung disergap dan diamankan bersama istrinya,” ujar Kapolres.

Berhasil dicokok, Ronde diamankan dan diinterogasi. Dia mengaku motor yang digunakan itu dibeli menggunakan uang hasil kejahatan sebesar Rp. 60.500.000. Sementara uang Rp 277.000.000 ditabung di bank BRI.

Tim gabungan kemudian melacak uang hasil kejahatan Ronde yang disimpan di Bank BRI Cabang Ambon.

Bersama tersangka dan istrinya, polisi menuju perusahaan pelat merah tersebut. Tersangka diminta menarik uang tabungannya untuk dijadikan barang bukti. “Buku tabungan yang digunakan adalah Simpedes, barang bukti uang tidak bisa ditarik semua. Hanya Rp 200 juta yang dapat ditarik,” terang Kapolres.

Sisa uang yang belum ditarik akan dilakukan hari ini di Kota Makasar, sebagai alat bukti kasus pencurian tersebut.

Setelah menarik uang, tersangka digelandang ke markas Polres Ambon. Tersangka bersama istrinya kemudian diterbangkan ke Makassar untuk menjalani proses hukum. Mereka diterbangkan menggunakan maskapai Batik Air melalui Bandara Pattimura Ambon pukul 13.35 WIT.

Saat ini, lanjut mantan Kapolres Seram Bagian Barat itu, sepeda motor milik tersangka diamankan di Mapolres Ambon.

BERAKSI SUBUH
Pelaku perampokan brangkas Kantor PDAM Makassar Jl Ratulangi, Kota Makassar disinyalir beraksi subuh hari. Akibatnya Rp 1,2 Miliar milik PDAM Makassar raib.

Kabag Humas PDAM Makassar Muhammad Idris Thahir mengatakan, sebelum dimulai aktivitas di Kantor PDAM Makassar, ada kegiatan bersih-bersih ruangan oleh cleaning service.

Aktivitas cleaning ini berlangsung setiap subuh hari sebelum pegawai PDAM Makassar memulai aktivitas pada pukul 07.00 wita.

“Jadi cleaning di sini itu mulai melakukan aktivitas sekitar pukul 05.00 wita,” ujar Idris, Selasa lalu.

Idris menduga pelaku ini beraksi subuh hari sebelum cleaning bersih-bersih ruangan. (CR1/TBC)

BERITA LAINNYA

Jaksa Telusuri Eksekutor Pencairan Rp 238 Miliar

Sabtu, 19 Agustus 2017, 06:00 WIB

Akhir Pekan, dan Babak Baru Pilkada Maluku

Sabtu, 19 Agustus 2017, 06:00 WIB

Pekan Depan Remon Diserahkan ke JPU

Sabtu, 19 Agustus 2017, 06:00 WIB

Polda Akui Periksa Kadishub MBD

Sabtu, 19 Agustus 2017, 06:00 WIB

Dishut Maluku Ancam Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 19 Agustus 2017, 06:00 WIB