Menu
Sabtu, 18 November 2017
RUZADY ADJIS/KABAR TIMUR

KABARTIMUR.co.id,AMBON - Tawuran antar mahasiswa yang melibatkan sejumlah fakultas pecah di Universitas Pattimura Ambon, Kamis, (19/10) sore.

Tawuran terjadi setelah sejumlah mahasiswa dari fakultas keguruan dan ilmu pendidikan (FKIP) mengeroyok seorang mahasiswa fakultas Hukum berinisial AL  saat korban bersama seorang rekannya sedang nongkrong di kampus.

Buntut dari pengeroyokan itu, rekan-rekan korban yang tidak terima langsung mencoba mencari pelaku sehingga terjadilah konsentrasi massa. Tak berselang lama terjadilah aksi saling lempar tak jauh dari kampus Hukum Unpatti. Aksi itu tidak hanya melibatkan mahassiwa FKIP dan mahasiswa fakultas hukum, namun mahasiswa dari fakultas lainnya.

Akibat insiden tersebut, dua fakultas hukum terluka dibagian wajah dan mulut karena terkena lemparan batu. Kedua mahasiswa yang terluka itu diketahui bernama Mark Latuperissa dan Marcel Latuperissa.   

Informasi yang dihimpun Kabar Timur, para pelaku yang mengeroyok diketahui bernama Alpin Putirulan dan Revando Pariama dan Maryo Putirulan. Saat ini dua diantara mereka telah ditahan polisi.

Dalam aksi itu salah seorang pelaku diketahui dalam pengaruh minuman keras. Kuat dugaan pengeroyokan itu dilakukan karena ada kesalapahaman antara pelaku dan korban. “Pelaku pengeroyokan dalam keadaan mabuk, setelah mereka melancarkan aksinya mereka langsung kabur,” kata salah seorang mahassiwa di lokasi kejadian usai insiden itu terjadi.

Aksi tawuran antarmahasiswa ini tidak berlangsung lama setelah aparat Polsek Teluk Ambon yang mengetahui informasi tersebut mendatang lokasi kejadian. Polisi yang datang ke kampus itu langsung berusaha membubarkan para mahasiswa yang terlibat tawuran.

“Dua mahassiwa yang menjadi pemicu permasalahan saat ini sudah kita amankan,”kata Kapolsek Teluk Ambon, Iptu Megawati Marwanaya kepada waratwan.

Dia menjelaskan, pihaknya juga telah mengantongi sejumlah nama mahasiswa yang terlibat dalam insiden tawuran tersebut. Saat ini kata dia pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap dua mahasiswa yang diduga sebagai pemicu terjadinya aksi tawuran.

“Ini sebenarnya masalah pribadi. Untuk sementara kita masih lidik dan kasus ini secara resmi ditangani polisi,”ujarnya  (KTR)

BERITA LAINNYA

Mantan Kadis Infokom Disidang Berbelit-Belit

Rabu, 15 November 2017, 09:35 WIB

SU Pemain Proyek, Sebelum Tersandung Korupsi

Rabu, 15 November 2017, 00:47 WIB

PDIP Usung Pasangan "Kombinasi"

Rabu, 15 November 2017, 00:44 WIB

Informasi Tsunami, Warga MBD Mengungsi

Rabu, 15 November 2017, 00:42 WIB

Koruptor Kas Daerah SBB Dituntut Dua Tahun Bui

Rabu, 15 November 2017, 00:39 WIB

Haji Hayun TKBM Yos Sudarso Terancam Dilengserkan

Rabu, 15 November 2017, 00:38 WIB