Menu
Selasa, 12 Desember 2017
IST

KABARTIMUR.co.id,AMBON- Sejumlah warga Banda di Kota Ambon mendapatkan perlakuan yang kurang meyenangkan.
Pasalnya, sekitar 17 warga Banda yang ingin berlayar dengan KM. Pangrango dari Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Jumat (10/11) diusir dari kapal milik PT Pelni itu.

Rencananya belasan calon penumpang itu  menuju Pelabuhan Banda Neira, Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah. Mereka akan menghadiri puncak acara Pesta Rakyat Banda, hari ini.
Dikutip dari postingan akun Facebook bernama Tabaleko Magrib, kekecewaan yang cukup mendalam dialami warga Banda di Ambon, sore kemarin. Mereka harus menerima kenyataan pahit diusir dari atas kapal milik pemerintah itu.

KM Pangrango disebutnya berangkat hanya mengangkut rombongan yang tidak sampai 50 orang. “Katong pung acara, baru katong dapa user dari kapal,” tulis Tabaleko dalam akunnya.
Informasi yang diterima Kabar Timur menyebutkan, warga yang diusir dari KM Pangrango itu ingin memeriahkan event pariwisata itu. Sebab pada pembukaan Pesta Rakyat Banda 11 Oktober lalu, Gubernur Maluku Said Assagaff sempat menyoroti minimnya animo masyarakat pada even pariwisata yang sudah menjadi agenda tahunan Pemerintah Provinsi Maluku.  (RUZ)

BERITA LAINNYA

Yayasan Darusallam Menggugat Menristek

Selasa, 12 Desember 2017, 11:26 WIB

Gerindra Diminta Tidak “Maraju” Tinggalkan MI

Selasa, 12 Desember 2017, 11:17 WIB

Sahran Umasugi Cs Bakal Diperiksa Lagi

Selasa, 12 Desember 2017, 11:13 WIB

Sidang Pasangan “HEBAT” Berlanjut

Selasa, 12 Desember 2017, 11:08 WIB

Penumpang Pesawat Batik Air Tewas Saat Mengudara

Selasa, 12 Desember 2017, 11:01 WIB

APBD Disahkan di Hari Libur, DPRD Protes

Selasa, 12 Desember 2017, 10:55 WIB