Menu
Sabtu, 18 November 2017
RUSADI ADJIZ/KABARTIMUR

KABARTIMUR.co.id,AMBON - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian melakukan kunjungan resmi untuk pertama kali ke Kantor Polda Maluku, Senin (13/11).

Tito didampingi Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto. Dalam kunjungan itu, Tito menggelar pertemuan tertutup dengan Kapolda Maluku, Irjen Deden Djuhara dan jajarannya selama kurang lebih 4 jam.

Usai pertemuan itu, Tito lalu menemui wartawan yang sudah menunggunya di halaman Kantor Polda Maluku. Kepada waratwan, Tito kemudian menjelaskan maksud kedatangannya ke Kota Ambon dan juga ihwal pertemuannya dengan jajaran Polda Maluku. 

Dia menegaskan kedatangannya ke Kota Ambon tidak terkait agenda politik Pilgub Maluku melainkan menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Brimob ke-72 yang dipusatkan di Lapangan Letkol CHR Tahapari, Tantui Ambon.

“Tidak ada hubungan dengan agenda politik apapun. Saya ke Ambon menghadiri HUT Brimob yang akan dilaksanakan besok (hari ini), saya selaku inspektur upcara,”kata Tito didampingi Kapolda Maluku, Irjen Pol Deden Djuhara.

Penegasan ini disampaikan mengingat, Komandan Brimob Irjen Pol Murad Ismail juga tercatat sebagai salah satu bakal calon Gubernur Maluku 2018. 

Dia menjelaskan pertemuan tertutup dengan jajaran Polda Maluku itu dilakukan untuk mendengarkan laporan tentang situasi kantibmas di wilayah Maluku selaigus memberikan arahan kepada Polda Maluku.

“Saya menerima laporan tentang situasi Kamtibmas di wilayah Maluku dan kemudian saya memberikan arahan-arahan apa yang perlu kita hadapi baik secara lokal atau konstalasi secara nasional termasuk perbaikan-perbaikan untuk Polda Maluku,”terangnya.

Menurutnya, dalam pertemuan yang dilakukan dengan jajaran Polda Maluku itu pihaknya juga membahas masalah kepentingan Polri soal pengamanan situasi keamanan di daerah,“Saya pun memberikan arahan kepada jajaran Polda Maluku tidak ada urusan politik apa pun juga, ini murni masalah kepentingan pengamanan kepolisian,”ujarnya.

“Karena kepolisian mendapatkan tanggung jawab oleh Negara untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dan menegakan hukum,”tambahnya.

Dia mengaku sudah beberapa kali berkunjung ke Kota Ambon, namun baru kali ini dia melakukan kunjungan secara resmi ke Polda Maluku. 

“Saya pernah hadir di Ambon dalam beberapa acara, diantaranya saat hadir bersama Pak Presiden kegiatan Ormas dan lain-lain, tapi baru kali ini saya berkunjung resmi  ke Mapolda dan memberikan arahan kepada seluruh jajaran Polda,”ungkapnya. 

Dia mengungkapkan untuk tahun ini pihaknya sengaja menjadikan Kota Ambon sebagai lokasi pelaksanaan HUT Brimob karena Kota Ambon strategis untuk menjadi pangkalan gerak pasukan guna memback-up sejumlah daerah di wilayah Indonesia Timur jika terjadi gejolak.

“Seperti kita lihat papua yang relatif ada dinamika politik dan keamanan disana ya, pilkada yang belum selesai disana,  kemudian juga ada kelompok kriminal bersenjata kita melihat di Maluku  utara juga rawan penetrasi dari kelompok jaringan teroris dari  Philipina selatan,”ungkapnya.

Tito menjelaskan dari aspek teritorial, Ambon satu-satunya kota di Indonesia bagian timur yang lengkap infrasturkturnya serta strategis untuk kepentingan mobilisasi personel keamanan saat terjadi dinamika di suatu wilayah di bagian timur Indonesia.

“Ini juga terkait sistem manajemen operasioal Polri, kalau satu wilayah kerepotan maka akan di-back-up wilayah lain. Ambon ini lengkap infrastruktunya,” ujar Tito.

Dia mencontohkan untuk memback-up wilayah Maluku Utara misalnya, tidak bisa didatangkan personel dari Jakarta atau Sulawesi, karena jarak tempu yang sangat jauh, begitupun saat terjadi dinamika di Papua. Hanya Ambon menurut Tito yang layak dijadikan pangkalan gerak untuk membackup wilayah lain di Indonesia Timur.

“Kita melihat Papua yang realitasnya ada dinamika politik dan keamanan, pilkada yang belum selesai di sana. Kemudian kelompok bersenjata juga, di Maluku Utara juga ada rawan penetrasi dari jaringan Flipina Selatan,” ujar Tito Karnavian. 

 

PUJI PEMBANGUNAN

 

Selain itu, Kapolri juga memuji perkembangan yang terjadi begitu cepat di Maluku, dibandingkan daerah lain yang pernah dilanda konflik, perkembangan di Maluku khususnya Kota Ambon sangat jauh pesat perubahannya.

Hal ini dikatakan Kapolri dalam sambutannya pada acara makan malam bersama Muspida Maluku yang dihadiri Gubernur Said Assagaff di The Natsepa Hotel, tadi malam. “Perkembangan di Maluku khususnya Kota Ambon sangat pesat, saya kagum perkembangan yang terjadi di Maluku,” puji Jenderal Tito.

Sementara, Gubernur Maluku Said Assagaff  menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolri dan rombongan di Kota Ambon. Pada kesempatan tersebut Assagaff mengajak Kapolri untuk dapat mengunjungi objek wisata di Kota Ambon, salah satunya Pulau Pombo.

“Selamat datang Pak Kapolri dan rombongan di Kota Ambon Manise. Dan selamat menikmati keindahan wisata di kota ini. Salah satunya kalau Pak Kapolri punya kesempatan bisa mengunjungi Pulau Pombo yang tidak terlalu jauh, bisa menikmati keindahan laut di sekitarnya,” ajak Assagaff. 

(RUZ/MG6)

 

BERITA LAINNYA

Mantan Kadis Infokom Disidang Berbelit-Belit

Rabu, 15 November 2017, 09:35 WIB

SU Pemain Proyek, Sebelum Tersandung Korupsi

Rabu, 15 November 2017, 00:47 WIB

PDIP Usung Pasangan "Kombinasi"

Rabu, 15 November 2017, 00:44 WIB

Informasi Tsunami, Warga MBD Mengungsi

Rabu, 15 November 2017, 00:42 WIB

Koruptor Kas Daerah SBB Dituntut Dua Tahun Bui

Rabu, 15 November 2017, 00:39 WIB

Haji Hayun TKBM Yos Sudarso Terancam Dilengserkan

Rabu, 15 November 2017, 00:38 WIB