Menu
Selasa, 12 Desember 2017
Rusty Sosal/KABARTIMUR

KABARTIMUR.co.id,PIRU- Sial menimpa Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Seram Bagian Barat, Andy Uniana. Rumahnya yang beralamat di Desa Kamal, Kecamatan Kairatu Barat Kabupaten SBB dibakar oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK). 

Saat gerombolan penjahat ini beraksi, Andy dan istri tidak berada di rumah. Hanya anak-anaknya yang tengah tertidur lelap di rumah. Untung saja kobaran api yang belum sempat membesar berhasil dipadamkan. 

Alhasil, tidak ada korban jiwa maupun kerugian harta benda akibat insiden itu.  Komplotan OTK beraksi Rabu (6/12) dini hari pukul 03.30 WIT. Andy mengaku saat insiden itu, dia dan istri berada di kompleks Timokol, Desa Kamal. Profesinya sebagai wartawan, keberadaanya di Timikol untuk meliput bentrokan yang terjadi antar warga Desa Kaibobu dan masyarakat Tenggara. 

Sekitar pukul 03.45 WIT, Andy ditelepon salah seorang anaknya yang sedang berada di rumah. Buah hatinya itu menyampaikan rumah mereka terbakar. Saat itu juga, Andy melaporkan kejadian itu Kasat Sabhara Polres SBB yang sedang bertugas menjaga keamanan di kompleks Timikol.    

Malam itu, Andy bersama aparat kepolisian dan Babinsa desa setempat meluncur ke rumahnya. Tiba di TKP, api perlahan mulai melahap bagian jendela rumah. Andy bersama aparat kepolisian dan Babinsa bergerak cepat memadamkan api. 

Andy menuturkan, kebakaran itu diketahui ketika anak lelakinya yang paling bungsu, Pano Uniana (7), terbangun dari tidur untuk mengambil selimut. 

Dari dalam rumah, Pano melihat sekelompok OTK berkerumun di teras depan dan luar halaman rumah. Tak lama, dia melihat nyala api membakar bagian jendela depan rumah.

Pano sontak berteriak dan membangunkan tiga orang saudaranya yang tertidur pulas. “Kaka e... bangun, katong rumah tabakar,” ujar Andy mengutip cerita Pano.  

Mendengar teriakan Pano, saudaranya terbangun dan melangkah mencari air untuk memadamkan api. Di saat bersamaan, anak sulung Andy menelepon dirinya menuturkan kejadian itu.

Kemarin pagi, polisi melakukan olah TKP. Kapolres SBB, AKBP Agus Setiawan memastikan kasus ini dalam proses penyelidikan. Sementara polisi belum dapat menyimpulkan, motif pembakaran rumah milik Andy. 

“Kami masih lidik. Kami juga sudah lakukan olah TKP. Tapi Kami belum bisa simpulkan apakah ada kaitanya dengan kasus tawuran antar warga (di komplek Timikol) atau tidak. Nanti kita akan panggil semua saksi-saksi termasuk pemilik rumah untuk dimintai keterangan,” kata Kapolres, Rabu (6/12).

Pasca pembakaran ketua PWI SBB beredar kabar aksi pembakaran itu ada benang merahnya dengan kasus pelecehan terhadap profesi wartawan SBB yang dilakukan oleh keluarga dan loyalis mantan Bupati SBB saat wartawan sedang melakukan peliputan terhadap proses tahap II kasus penyerobotan hutan produksi yang menjerat Raymond Puttileihalat. 

Ketika hal ini ditanyakan, Kapolres mengaku, belum menemukan indikasi yang mengarah ke hal tersebut. “Kalau soal itu, saya belum bisa menyimpulkan seperti itu. Kami periksa dulu. Kami belum bisa simpulkan motifnya apa,” terang Kapolres. (CR3)

BERITA LAINNYA

Yayasan Darusallam Menggugat Menristek

Selasa, 12 Desember 2017, 11:26 WIB

Gerindra Diminta Tidak “Maraju” Tinggalkan MI

Selasa, 12 Desember 2017, 11:17 WIB

Sahran Umasugi Cs Bakal Diperiksa Lagi

Selasa, 12 Desember 2017, 11:13 WIB

Sidang Pasangan “HEBAT” Berlanjut

Selasa, 12 Desember 2017, 11:08 WIB

Penumpang Pesawat Batik Air Tewas Saat Mengudara

Selasa, 12 Desember 2017, 11:01 WIB

APBD Disahkan di Hari Libur, DPRD Protes

Selasa, 12 Desember 2017, 10:55 WIB