Menu
Rabu, 24 Januari 2018
IST

KABARTIMUR.co.id,AMBON-Kemana PKS akan berkiblat, Petahana Said Assagaff, Murad Ismail atau ‘poros baru’ sedikit mulai terjawab. Meski Ketua PKS Maluku Azis Sangkala terus menjanjanjikan dalam waktu dekat rekom partainya bakal turun, siapa Cagub dan Cawagub yang diusung, sudah bocor.

Salah satu kader Parpol ini, Abdurahman, kepada Kabar Timur, PKS sebetulnya tidak merekomendasikan calon secara paket, tapi hanya Calon Gubernur. “Kita hanya rekomendasikan Calon Gubernur. Pa Said Assagaff. Sedang Wakilnya, dari Parpol lain,” tandas Ketua Pembinaan Wilayah DPW PKS Maluku itu kepada Kabar Timur, Jumat, kemarin.

Soal kapan waktu pemberian rekomendasi Abdurahmann mengaku informasi tersebut merupakan ranah Ketua DPW PKS Maluku Abdul Azis. Sehingga dirinya tidak punya kewenangan untuk menyampaikan.

Tapi yang pastinya, masih Abdurahman, terkait rekomendasi tersebut, siapa yang mendampingi Said Assagaff, internal DPW PKS Maluku telah tahu. “Jadi yang berpasangan dengan Petahana itu, pa Andre. Andreas Rentanubun, yang direkomendasikan oleh Golkar-Demokrat,” bebernya.

Sebelumnya diberitakan Ketua DPW PKS Maluku, Azis Sangkala mengaku, Ketua DPD Gerindra Maluku, Hendrik Lewerissa sempat berkomunikasi dengan dirinya. Di dalam pembicaraan telepon, diakui keduanya tidak bicara soal pembentukan poros baru, atau koalisi kedua Parpol.

Sebaliknya dirinyalah yang menawarkan, kepada Hendrik untuk bergabung mengusung Calon Petahana Said Assagaff. “Ada ajakan kita bersama-sama menangkan Pilgub. Kita justeru mengajak Gerindra memenangkan Assagaff. Kita bangun komunikasi sama-sama memenangkan pak Assagaff,’’akunya.

Atas dasar itu, Sangkala kembali menegaskan, dalam komunikasi dengan Lewerissa, tidak ada ajakan bentuk poros baru di Pilgub. “Tidak ada ajakan bentuk poros baru. Keputusan PKS final dan pak Lewerissa menghormati itu. Tidak sampai membicarakan poros baru,’’tandasnya.

Soal rekomendasi PKS kapan dikeluarkan, Sangkala justeru mengaku, hingga kini pihaknya belum mendapat informasi kapan rekomendasi PKS dikeluarkan. “Belum keluar.  Itu masalah. Mudah-mudahan dalam satu dua hari ini rekomendasi sudah keluar,’’pungkasnya. (KTA)

BERITA LAINNYA

Perintah Hitung Manual La Alwi “Masuk Angin”

Rabu, 24 Januari 2018, 05:13 WIB

Pemuda Watdek Tewas Tenggelam

Rabu, 24 Januari 2018, 05:13 WIB

Perebutan Wilayah di Bursel, 2 Luka Berat

Rabu, 24 Januari 2018, 05:13 WIB

Pemeriksaan Amir Gaus Cs Belud Tuntas

Rabu, 24 Januari 2018, 05:13 WIB

Panca Karma Terancam “BANGKRUT”

Rabu, 24 Januari 2018, 05:13 WIB

Penyidikan Kasus Korupsi Bob Berlanjut

Rabu, 24 Januari 2018, 05:12 WIB