Menu
Selasa, 24 April 2018
IST

KABARTIMUR.co.id,AMBON - Jeruk makan jeruk. Itulah ungkapan untuk menggambarkan apa yang dialami oleh anggota tentara ini. Anggota TNI berpangkat Serda inisial MS ini tak menyangka istrinya “diembat” sesama anggota TNI Serka AS. MS adalah anggota Yonmarhanlan Lantamal IX. Sedangkan AS  anggota Yonif 733 Raider/Masariku, Kodam XVI/Pattimura.

Serka AS kepergok mesum dengan NK, istri Serda MS. Terbakar birahi, pelaku dan istri korban nekad berbuat maksiat di semak belukar, kawasan pantai Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

Perselingkuhan antara NK dengan MS ini diduga telah terjalin lama tanpa sepengetahuan korban. Hingga akhirnya hubungan gelap ini terbongkar Rabu (24/1), dini hari pukul 01.45 WIT. 

Aksi tak senonoh NK dan MS ini dipergoki sejumlah anggota intel TNI AL saat keduanya asik berzinah di tepi pantai Desa Passo.

Rekan-rekan korban di Lantamal IX Ambon telah lama mencium gelagat kurang baik dari NK. Bagaimana tidak, oknum pengurus Jalasenatri Lantamal IX ini doyan keluyuran malam. 

Sumber Kabar Timur mengungkapkan, wanita berusia 37 tahun ini kerap keluar malam menggunakan sepeda motor. Kebiasan itu membuat anggota piket yang bertugas di pos penjagaan menaruh curiga.

“Awalnya personel Intel Lantamal IX mendapat laporan dari pos jaga Lantamal IX, bahwa ada istri anggota TNI AL sering keluar sendirian sambil mengendarai sepeda motor malam hari dan pulang larut malam,” kata sumber kepada Kabar Timur, kemarin.

Curiga kebiasaan wanita tersebut, anggota intel Lantamal membuntuti NK dari belakang. “Tanggal 23 Januari pukul 20.00 WIT, tim Intel Lantamal melaksanakan penyelidikan dan pemantauan. Pukul 23.20 WIT, NK terpantau keluar dari Ksatrian Lantamal IX menggunakan motor Yamaha Soul menuju arah Desa Latta dan lanjut menuju desa Waiheru,” kisah sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. 

Ternyata istri korban menemui selingkuhannya Serka AS. NK terpantau menghentikan motor matic DE 2571 LV warna hitam disisi kiri jalan, tepat di satuan Yonif 733/Raider Masariku, pukul 23.50 WIT. 

NK menghubungi seseorang menggunakan telepon genggamnya (HP). Lima menit berlalu, NK melanjutkan perjalanan dan bertemu AS yang telah menanti di belakang asrama Yonif 733.

Sepasang kekasih gelap ini kemudian duduk berduaan di sebuah gubuk yang berada di gang buntu. “Kondisi sekitar sepi dan gelap,” jelasnya.

Kemesraan keduanya berlanjut pukul 01.00 WIT. AS tancap gas berboncengan menggunakan motor NK menuju tempat rekreasi pantai Natsepa. Rupanya di tengah jalan, keduanya yang sedang dimabuk cinta tak mampu menahan nafsu. Belum sampai Natsepa, AS menghentikan sepeda motor tepat di sisi kanan Jalan Sisinga Mangaraja Desa Passo.

Pukul 01.35 WIT, NK dan AS masuk ke semak-semak di tepi pantai dekat Natsepa. Disitulah keduanya melepaskan nafsu syahwatnya. “(Saat berhubungan badan), tim intelijen Lantamal IX menangkap mereka,” ungkapnya.

Setelah berhasil digerebek, keduanya digelandang ke markas Lantamal IX di kawasan Halong, Ambon untuk diinterogasi. Dari tangan kedua pelaku, diamankan uang tunai sebanyak Rp 340 ribu, 1 unit HP dan barang lainnya milik NK. “Dari tangan AS, ditemukan uang Rp 60.000, sebuah HP dan beberapa barang lainnya,” tandas sumber.

Kepala Penerangan Kodam XVI/Pattimura, Kolonel Inf. Saristan Sialoho yang dihubungi membenarkan adanya kasus asusila itu. “Betul. Salah satu oknum (anggota) 733. Saat ini yang bersangkutan sudah diproses dan ditahan di Pomdam,” singkat Sialoho, kemarin. (CR1)

BERITA LAINNYA

Korupsi Panwaslu Buru “Naik Kelas”

Jumat, 13 April 2018, 01:14 WIB

MI Disambut Meriah di Banda

Jumat, 13 April 2018, 01:14 WIB

Oknum Rohaniawan Bejat Jadi Tersangka

Jumat, 13 April 2018, 01:14 WIB

Gubernur Ijinkan Polisi Periksa Jimmy Sitanala

Jumat, 13 April 2018, 01:14 WIB

Utut Adianto Bakal Perjuangkan Anggaran Maluku

Jumat, 13 April 2018, 01:14 WIB