Menu
Selasa, 24 April 2018
IST

KABARTIMUR.co.id,AMBON - Tim penyidik Polda Maluku menggeledah rumah dinas dan ruang kerja Kasat Resnarkoba Polres Seram Bagian Barat (SBB), Iptu Yustus Tanikwale. 

Penggeledahan itu setelah penyidik mendengar “nyanyian” tersangka kasus narkoba Markus Teken, Sekretaris DPRD SBB yang membeli barang haram itu dari Yustus. Informasi yang diperoleh Kabar Timur, penggeledahan oleh Paminal Polda Maluku pada Senin (5/2) malam. Dari penggeledahamn itu diduga ditemukan barang bukti di rumah dinas Yustus. 

“Infonya ditemukan barang bukti narkoba di rumah kasat saat penggeledahan oleh tim Paminal Polda Maluku. Belum tahu berapa banyak,” kata sumber kepada Kabar Timur, Selasa (6/2).

Sebelum rumah dinas Yustus, penyidik terlebih dahulu menggeledah ruang kerja Markus Teken di gedung DPRD SBB di Kota Piru. Tim bergerak melanjutkan penggeledahan ruangan kerja dan rumah dinas Yustus di perumahan Polri SBB.

“Awalnya (penggeledahan) di kantor sekwan. Berlanjut di rumah dinas kasat dan kantornya. Belum monitor barang bukti apa dan berapa banyak yang ditemukan. Tapi infonya ada barang bukti yang ditemukan,” tandas sumber yang meminta namanya tidak diwartakan.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Pol. Muhammad Roem Ohoirat yang dikonfirmasi soal penggeledahan dan ditemukannya barang bukti narkoba di rumah dinas Yustus belum merespon. Pesan pendek via ponsel yang dilayangkan Kabar Timur, belum dibalas.

 

BELUM DICOPOT

 

Terpisah, Ohoirat menegaskan Yustus belum dicopot dari jabatannya sebagai Kasat Resnarkoba Polres SBB. “Saya tidak pernah memberikan pernyataan itu,” bantah Ohoirat di Mapolda Maluku, kemarin. 

Jawaban senada disampaikan Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Hasanuddin.  “Tidak ada pencopotan. Yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan tentang keterlibatannya tersebut,” jelasnya. 

Soal isu pencopotan Iptu Yustus juga ditepis Kapolres SBB AKBP Agus Setiawan. “Siapa bilang. Jabatan Kasat itu bukan wewenang Polres,” ungkap Setiawan kepada Kabar Timur via pesan whatsapp, kemarin.

Kendati demikian, sumber Kabar Timur di Polda Maluku menyebutkan, proses pergantian Yustus masih dalam proses. Dia akan dicopot dari jabatannya jika terbukti terlibat sebagai penjual sabu yang dikonsumsi Markus Teken. (CR1/CR3)

BERITA LAINNYA

Korupsi Panwaslu Buru “Naik Kelas”

Jumat, 13 April 2018, 01:14 WIB

MI Disambut Meriah di Banda

Jumat, 13 April 2018, 01:14 WIB

Oknum Rohaniawan Bejat Jadi Tersangka

Jumat, 13 April 2018, 01:14 WIB

Gubernur Ijinkan Polisi Periksa Jimmy Sitanala

Jumat, 13 April 2018, 01:14 WIB

Utut Adianto Bakal Perjuangkan Anggaran Maluku

Jumat, 13 April 2018, 01:14 WIB