Menu
Sabtu, 26 Mei 2018

Kota Tual Diguncang Bom

Kamis, 15 Pebruari 2018, 01:18 WIButama
ILUSTRASI

KABARTIMUR.co.id,AMBON- Dentuman keras ledakan bom menggemparkan warga Kota Tual. Bom rakitan meledak di JL. Baldu Hadat, Dusun Mangon, Kecamatan Dullah Selatan, Tual, Selasa (13/2) tengah malam pukul 23.00 WIT. 

Bom rakitan dilempar oleh orang tak dikenal (OTK) di teras rumah keluarga Abdul Halik Roroa, seorang pengacara di Tual.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, namun ledakan bom oleh pelaku misterius itu sempat memicu konsentrasi massa. Hingga kini, motif pelemparan bom di rumah pria berusia berusia 60 tahun itu, masih diselidiki polisi.

Bahrun Roroa (31), putra pengacara itu menuturkan, peristiwa terjadi saat dirinya bersama saudara-saudaranya berada di dalam rumah. Saat bunyi ledakan terdengar, adik-adik saksi yang sedang menonton TV, menangis histeris, mendekati dirinya yang berada di ruang kerja di rumah tersebut. 

“Bunyi ledakan tidak jauh dari tempat adik-adik saksi menonton TV. Ledakan terdengar dari arah depan, mereka menangis menemui saksi (Bahrun),” ungkap sumber Kabar Timur di Mapolres Malra menirukan ucapan Bahrun, kemarin.

Mendengar dentuman keras di teras rumah, Bahrun meminta adik-adiknya tetap berada di ruangan kerjanya. Dia keluar menuju teras rumah dan melihat kepulan asap tebal serta mencium bau belerang.  “Saat itu saksi langsung mematikan lampu. Dia memantau TKP menggunakan senter,” jelasnya. 

Rumah keluarganya dilempari bom, saksi menghubungi aparat Polsek Dullah Selatan. Sejumlah anggota Polsek dipimpin AKP Siompu tiba di TKP pukul 23.30 WIT. Polisi mengamankan TKP dengan memasang garis polisi untuk penyelidikan.

Ledakan bom merusak lantai teras dan pintu depan rumah korban. Polisi masih menyelidiki kasus ini. Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Muhammad Roem Ohoirat menjelaskan motif  peledakan bom itu masih diselidiki. 

Pada 27 Juni 2018, Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara menggelar Pilkada serentak. Meski begitu, Ohoirat mengiatkan kasus pelemparan bom rakitan oleh OTK tidak dikaitkan dengan politik. “Jangan disangkut pautkan dengan politik. Kami masih selidiki,” tandas Ohoirat kepada Kabar Timur di Mapolda Maluku, kemarin. (CR1)

BERITA LAINNYA

Ini Jadwal Mudik Lebaran Gratis di Maluku

Sabtu, 26 Mei 2018, 00:26 WIB

Dihadang, Demo HMI Sempat Ricuh

Sabtu, 26 Mei 2018, 00:26 WIB

Dua Spesialis Jambret di Ambon Ditangkap

Sabtu, 26 Mei 2018, 00:26 WIB

PDIP Malra Konsolidasi, Gelar Raker Diperluas

Sabtu, 26 Mei 2018, 00:26 WIB