Menu
Sabtu, 23 Juni 2018
IST

KABARTIMUR.co.id,AMBON-Sejumlah politisi di DPRD Kota Tual ditengarai mulai bermain isu, untuk mengganjal Yunus Serang di Pilkada Kota Tual. Yunus Serang dengan akronim ‘Yuser’ diisukan tidak mampu memperjuangkan kepentingan Kota Tual. 

Yaitu menarik ‘duit’ milik Kota Tual senilai Rp 70 miliar yang dipakai sama-sama dengan Kabupaten Maluku Tenggara sebelum pemekaran kabupaten itu.

“Mereka pakai isu-isu yang tidak rasional dan membodohi rakyat, hanya karena dana abadi Rp 70 miliar tertahan di Pemda Kabupaten Maluku Tenggara,” terang Zein Rumless, penasehat hukum Yunus Serang kepada Kabar Timur, melalui telepon seluler, tadi malam.

Rumless menjelaskan, sedang menyiapkan gugatan pencemaran nama baik terhadap politisi DPRD Kota Tual yang diduga bermain isu. Karena, menghadapi Pikada Kota Tual, biasanya muncul berbagai isu negatif dari lawan-lawan politik. 

Dia menjelaskan, dana abadi Rp 70 miliar dikelola Pemda Kabupaten Maluku Tenggara (Malra). Hingga kepemimpinan Bupati Anderias Rentanubun dan Wakil Bupati Yunus Serang, dana itu tetap ada.

Namun isu dimainkan lawan-lawan politik. Yunus dianggap tidak mampu memperjuangkan dana tersebut berpindah ke Pemda Kota Tual, ketika dia masih menjabat Wakil Bupati Malra.

“Kalau memang mau dana itu dibawa ke Kota Tual, ya harus ditanyakan, DPRD Kota Tual sudah bikin apa agar dana itu dibawa ke Kota Tual? Kenapa harus ditanyakan kepada pa Yunus Serang? ini sama artinya mencari-cari kesalahan,” katanya. 

Yunus Serang di Pilkada Kota Tual berpasangan dengan calon Wakil Wali Kota Eva Fransina Balubun. Keduanya maju dengan akronim paslon SERASI yang diusung Golkar-PDIP. (KTA)

BERITA LAINNYA

Desak BK “Adili’’ Huwae & RR

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB

Usut Repo Fiktif, Kejati Dinilai Asal-Asalan

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB

Tiga Tahun Beruntun Malra Raih WTP

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB

Sering Mati Lampu, PMKRI Demo PLN

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB

Kades-Bendahara Jadi Terdakwa

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB

Tiga Warga Debut Tewas Dibunuh

Rabu, 30 Mei 2018, 00:22 WIB