Menu
Sabtu, 26 Mei 2018
IST

KABARTIMUR.co.id,AMBON- Rahmadin Rolobessy, warga Dusun Kampung Baru Negeri Tulehu Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah, ditemukan tewas terapung di perairan laut Teluk Dalam Kota Ambon, Senin (12/3).

Hingga kemarin, belum diketahui penyebab kematian korban. Namun, rekan korban Elias Pelupessy, sementara diamankan polisi untuk mengorek keterangan. Sebab, Ia terakhir kali terlihat bersama korban, setelah dinyatakan hilang 3 hari lalu.

Kepala Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKBP Sutrisno Hady Santoso mengatakan, korban berusia 68 tahun ini merupakan Anak Buah Kapal (ABK) Landen Berkala Prima, yang sedang berlabuh di Teluk Dalam, atau tepatnya didepan Kantor PLN, Desa Halong Kecamatan Baguala Ambon. 

Lelaki malang itu yang bertugas menjaga kapal Landen tersebut, ditemukan pertama kali oleh Mario Adrianz (39), warga Hative Kecil Kecamatan Sirimau Ambon, pukul 15.00 WIT. Korban ditemukan meregang nyawa dengan posisi tengkurap. Kala itu, korban terlihat mengenakan baju kaos, celana pendek dan menggunakan sepatu boat.

“Saksi (Mario) saat itu pergi ke TKP untuk melihat temannya yang sedang memperbaiki kapal Tampung INKA Mina 775. Ia kemudian melihat korban,” kata Kapolres kepada kepada Kabar Timur, kemarin. 

Mendapati jenasah korban menggunakan kaos oblong berwarna hitam dan sudah terobek itu, tukang ojek ini lantas memanggil Jems Hendrik (31), temannya yang sedang berada diatas Kapal Tampung INKA 775. Mario memanggil rekannya untuk melihat jenasah yang berjarak kurang lebih 7 meter dari bibir pantai. 

“Korban ini diketahui sudah menghilang selama 3 hari lalu. Pihak keluarga juga sudah melaporkan laporan orang hilang kepada kami,” kata Sutrisno melalui telepon genggamnya.

Hingga kini, lanjut perwira 2 melati itu, jenasah tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku di kawasan Tantui. Tim medis Rumah Sakit masih melakukan otopsi untuk mengetahui kematian korban apakah secara tak wajar atau murni kecelakaan.“Penyebab kematian korban belum diketahui. Korban saat ini (kemarin) masih di otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara,” jelasnya. 

Menurutnya, sambil menunggu hasil otopsi yang dilakukan tim medis, sejumlah orang juga telah diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Satuan Reserse dan Kriminal Polres Ambon.

“Berdasarkan keterangan saksi, teman korban yakni Elias ini terlihat bersama dirinya. Untuk sementara dirinya masih kita amankan sebagai saksi. Kasus ini masih dalam penyelidikan,” tandasnya. (CR1)

BERITA LAINNYA

Ini Jadwal Mudik Lebaran Gratis di Maluku

Sabtu, 26 Mei 2018, 00:26 WIB

Dihadang, Demo HMI Sempat Ricuh

Sabtu, 26 Mei 2018, 00:26 WIB

Dua Spesialis Jambret di Ambon Ditangkap

Sabtu, 26 Mei 2018, 00:26 WIB

PDIP Malra Konsolidasi, Gelar Raker Diperluas

Sabtu, 26 Mei 2018, 00:26 WIB