Menu
Sabtu, 26 Mei 2018
ILUSTRASI

KABARTIMUR.co.id,AMBON-Sidang Komisi Informasi terhadap dugaan pemalsuan identitas pegawai di internal Bank Maluku, sementara terhambat. Tapi Komisi menjanjikan, sidang bakal berlanjut, karena status Hendrik Salmon yang sebelumnya dipertanyakan keabsahannya sebagai tim Yurits bank pelat merah itu telah ada titik terang.

“Komisi sudah dapat kepastian Hendrik Salmon harus mundur dari tim kuasa hukum Bank Maluku. Sesuai aturan, ASN tidak boleh jadi pengacara,” beber sumber Komisi Informasi Daerah Provinsi Maluku kepada Kabar Timur, Senin, kemarin.

Hendrik Salmon, akademisi Fakultas Hukum Unpatti Ambon sebelumnya mengklaim sebagai tim Yurits atau kuasa hukum Bank Maluku. Tapi klaim tersebut ‘hangus’ setelah pihak Rektorat Unpatti Ambon dikabarkan memberi pilihan kepada Hendrik. Ingin tetap jadi kuasa hukum Bank Maluku atau mundur dari ASN selaku dosen Unpatti Ambon.

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi Informasi Daerah Provinsi Maluku Ernst Tanihatu kepada Kabar Timur mengakui, sidang komisi yang digelar di Pengadilan Negeri Ambon terpaksa ditunda. Pasalnya, legalitas salah satu anggota Tim Yurits Bank Maluku, yakni Hendrik Salmon dipertanyakan oleh Serikat Pekerja PT Bank Maluku-Malut.

Sekadar tahu saja, Serikat Pekerja bank tersebut mengajukan gugatan kepada Komisi Informasi untuk mempertanyakan data sebenarnya  Direktur Pemasaran Bank Maluku Aletta Da Costa. Kuasa Hukum Serikat Pekerja PT Bank Maluku-Malut La Ode Abdul Mukmin menyampaikan, beberapa data lahir milik Aletta Da Costa yang membingungkan.

“Apakah 1 April 1960 seperti yang ada pada passport yang bersangkutan ataukah yang mana? Karena ada beberapa tanggal yang beda-beda nih,” terang La Ode, terpisah. 

Pihaknya meminta Bank Maluku menyampaikan tanggal lahir yang sebenarnya dari Aletta Da Costa. Permintaan data ini dibutuhkan, untuk mewujudkan motto “clean governance and corporate” atau tata kelola perusahaan pemerintah yang bersih bank kebanggaan masyarakat Maluku itu.

La Ode enggan membeberkan tanggal-tanggal lahir yang berbeda-beda Dirut Pemasaran Aletta Da Costa, tapi diharapkan dari sidang komisi ini, ada titik terang data lahir sebenarnya dari pejabat bank tersebut. 

“setidaknya dari sidang komisi itu, Bank Maluku bisa mengambil keputusan, salah satunya terkait masa pensiun Aletta Da Costa,” tandas La Ode. (KTA)

BERITA LAINNYA

Ini Jadwal Mudik Lebaran Gratis di Maluku

Sabtu, 26 Mei 2018, 00:26 WIB

Dihadang, Demo HMI Sempat Ricuh

Sabtu, 26 Mei 2018, 00:26 WIB

Dua Spesialis Jambret di Ambon Ditangkap

Sabtu, 26 Mei 2018, 00:26 WIB

PDIP Malra Konsolidasi, Gelar Raker Diperluas

Sabtu, 26 Mei 2018, 00:26 WIB