Menu
Rabu, 25 April 2018
Kara Timur.co.id.IST

KABARTIMUR.co.id,AMBON-Warga Desa Bomaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), menangkap dua ekor buaya di muara sungai di desa tersebut, Selasa (20/3). Dua ekor buaya itu ditangkap setelah warga memasang jerat di muara sungai desa tersebut.

Warga terpaksa memasang jerat untuk menangkap buaya di desa itu, karena keberadaan hewan reptil tersebut selama ini kerap menghantui warga dan selalu merresahkan warga di desa tersebut. 

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD MTB, Erik Uwuratuw kepada Kabar Timur mengatakan,  warga membuat jerat untuk menangkap buaya di desa tersebut, karena warga khawatir dengan keselamatan mereka.

“Keberadaan buaya di desa itu selama ini sangat meresahkan warga. Jadi warga membuat jerat dan memakai umpan seekor babi, kemudian buayanya terjerat,”kata Erik melalui percakapan WatsApp, Selasa sore.

Menurut Erik penangkapan terhadap dua ekor buaya di desa itu ikut difasilitasi berbagai unsur lainnya seperti BPBD MTB, TNI AL, TNI AD dan Dinas Perikanan setempat. Setelah berhasil ditangkap, dua buaya itu kemudian diikat dan dibawa ke daratan. 

“Dua buaya yang ditangkap itu berukuran 2,60 meter dan satunya lagi berukuran tiga meter,”akunya.

Erik mengaku keberadaan buaya di desa tersebut selama ini sangat meresahkan warga, tercatat semenjeak tahun 2014 sampai tahun 2016 sedikitnya sudah 16 orang warga yang menjadi korban santapan buaya.

“Dari tahun 2014 sampai 2016 itu sudah 16 orang yang jadi korban gigitan buaya,”akunya.

Dia mengaku penangkapan terhadap dua buaya itu dilakukan warga dengan memasang jerat berupa kail berukuran besar di muara sungai yang biasanya didatangi buaya tersebut. Selanjutnya warga memakai umpan seekor babi.

“Jadi warga memakai umpan seekor babi, tapi sudah dibikin jerat jadi saat buaya itu datang langsung terkena jerat. Bauaya yang ukuran lebih kecil itu ditangkap sekira pukul 05.00 Subuh sedangkan yang agak besar itu pukul 07.00 Wit pagi,”terangnya.

Erik mengatakan, salah ekor buaya yang ditangkap telah mati karena menelan kail. Sementara buaya satunya masih dalam keadaan hidup dan kini sedang diawasi.

“Buaya yang berukuran kecil itu sudah mati karena mungkin tidak tahan kail yang masuk ke dalam perutnya,”katnaya.  (MG6)

BERITA LAINNYA

Bendera RMS Ditemukan di Pantai Hulaliu

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Tim Reskrimsus Geledah Kantor Bupati Buru

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Hari Ini KPU Tetapkan DPT Pilgub

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Divonis 5 Tahun, Narapidana Dirawat di RSJ

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Bos “Remaja Indah” Dihukum Bayar Pesangon

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Ini Tiga Kabupaten Penunggak Raskin Terbesar

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB