Menu
Rabu, 25 April 2018
Ilustrasi

KABARTIMUR.co.id,AMBON - Skandal chating atau percakapan di media sosial antara Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Hamin Bin Thahir dengan seorang wanita, menyeret nama Subhan Pattimahu.

Sekda mengklaim Ketua KNPI Maluku itu mengetahui chat mesra yang disebut-sebut dirinya dengan seorang gadis bernama Fani itu benar atau hanya hoax. Lalu apa kata Subhan Pattimahu?

Kenapa dirinya yang dimintai memberikan penjelasan oleh Sekda, kata Subhan karena chat Fani dengan diduga Sekda itu disebarkan oleh seseorang yang begitu dikenalnya. Penyebar informasi itu diakui masih merupakan kerabat dekatnya.

“Kenapa beta? Karena beta keluarga dengan dia (penyebr informasi chat). Beta baru dapat kontak dia. Beta baru telepon dia,” kata Subhan kepada Kabar Timur, Selasa (10/4) malam.

Subhan meminta Kabar Timur menanyakan kevalidan informasi tersebut kepada saudaranya yang enggan disebut namanya itu. “Katong open-open (terbuka) saja.

Kira-kira berita ini dari sapa? Berita yang di Kabar Timur dari siapa? Jadi intinya beta sudah telepon dia, beta bilang berita ini ose (saudaranya Subhan) bisa buktikan atau seng? Apakah ini betul sudah diklarifikasi belum? Karena ini bicara ITE. Jangan sampai ini semakin beribut, seng bisa buktikan. Bermasalahkan,” tegas Subhan mengungkapkan pembicaraannya dengan saudaranya yang dimaksud tersebut.

Subhan mengaku itulah perannya sebagaimana yang dimintai oleh Sekda. “Beta punya peran ya sebatas itu, kenapa Pak Sekda bilang beta? Ya karena itu, beta harus tanyakan kebenarannya, karena dia beta punya sudara. Nanti dong silahkan hubungi laki-laki. Apakah berita ini betul atau seng. Jadi beta baru bicara ini karena beta baru dapat komunikasi dengan dia. Jadi dong silahkan tanya dia, kevalidan data itu betul atau seng. Jangan sampai jadi pencemaran nama baik, kan begitu,” ujar Subhan.

Lalu apa kata sumber yang mengungkap chat mesra Sekda dengan wanita lajang blasteran Timur Tengah itu kepada Kabar Timur? Sumber yang meminta namanya tidak ditulis itu mengaku menemui Sekda pada tahun 2017 di sebuah tempat di Kota Ambon. Dia juga mengaku sebelumnya sempat menunjukkan obrolan “privasi” Sekda dengan Fani kepada Subhan yang diakui masih kerabat dekatnya.

Pada pertemuan dengan Sekda, sumber menunjukkan sejumlah percakapan hasil screenshot dari HP milik Fani kepada mantan Kepala Bappeda Buru itu. Sekda sambil bercanda menjawab “masak beta begitu (chat mesra dengan Fani),” kata sumber menirukan ucapan Sekda.

Sekda kata sumber ketika itu tidak menganggap serius hal tersebut bahkan dianggap hanya candaan. “Sekda sepertinya seng pusing gitu. Eh gak betul itu kata Sekda,” ujarnya.

Dia mendapatkan bukti-bukti percakapan yang disimpan di telepon selulernya itu dari temannya di Jakarta. “Beta teman kenal dengan Fani. Dia yang screenshot (percakapan Sekda dan Fani) dari HP Fani. Saat bertemu di Jakarta dia serahkan ke beta,” kata sumber menjelaskan asal mula mendapatkan bukti obrolan itu.

Dia mengaku tidak ada deal-deal tertentu terkait kasus ini hingga akhirnya memberanikan dirinya menunjukkan bukti-bukti percakapan Line kepada Sekda.

Ketika bertemu dengan Sekda, tak lama muncul sejumlah pejabat Pemprov Maluku dan seorang pengusaha jasa kontruksi. Mereka pun ikut nimbrung dan menanggapi bukti chat yang ditunjukkan sumber kepada Sekda itu sebagai candaan. Bahkan salah seorang nyeletuk ”Ahh… barang apa ini (obrolan Line), kalau katong mau begini seng mungkin pakai media sosial begini,” celetuk salah seorang pejabat Pemprov Maluku.  

Mendengar jawaban penuh canda itu, sumber mengaku menjadi tersinggung. Akibat menyodorkan bukti chat line itu sumber mengaku diancam setelah pertemuan itu tapi tak dihiraukan.

Sebelumnya diberitakan, berawal dari chating, Sekda mampu mencuri hati Fani. Rayuan “maut” pejabat yang dilantik sebagai Sekda Maluku pada 18 Januari 2016 itu membuat wanita muda itu “klepek-klepek.”  

Berprofesi sebagai pegawai di salah satu perusahaan swasta di Jakarta, wanita berusia 20-an tahun ini kabarnya melakoni pekerjaan sampingan sebagai “penggoda” pria hidung belang bertajir.

Penelusuran Kabar Timur, nama wanita seksi ini konon sudah kondang di mata pejabat Pemprov Maluku. Diduga sejumlah oknum pejabat Pemprov Maluku pernah menikmati service gadis cantik berkulit putih ini.

Dari merekalah, Sekda Maluku mengenal wanita muda yang masih lajang itu. Semua berawal dari salah seorang oknum pejabat Pemprov Maluku yang mengantarkan Hamin mengenal Fani. Perkenalan Sekda dan Fani diawali dari chating di media sosial tahun 2017. Hampir saban hari, mantan Karo Pemerintahan Setda Maluku dan Fani ngobrol dibumbui kata-kata mesra di jejaring Line.

Beberapa percakapan hasil screenshot dari HP milik Fani berhasil diperoleh Kabar Timur. Isi obrolan keduanya begitu manja dan mesra.

Mengenakan pakaian tidur yang menonjolkan buah dadanya, Fani mengirimkan fotonya ke bekas kepala Bappeda Kabupaten Buru itu. “Iya sayang. Makasih atas kiriman fotonya,” ujar Hamim mesra. “Iya, Fan bobo dulu ya Om (Sekda),” jawab Fani di obrolan Line.

Saat menyetir mobil, Sekda masih sempat-sempatnya ngobrol dan mengirimkan fotonya di Line saat berkendara. “Om lagi ngapain? Udah bobo ya om sayang?,” Tanya Fani. “Lagi jalan mutar-mutar Kota Ambon,” jawab Sekda.   

Di obrolan lainnya, Sekda mengirimkan  foto kesibukan dirinya saat rapat di kantor gubernur Maluku.

Tak cukup hanya ngobrol mesra di dunia maya, konon diduga, pejabat eselon IB yang ternyata bermental playboy ini juga “kopi darat” dengan wanita blasteran Timur Tengah ini. Hamin menemui gadis seksi itu di Jakarta di tahun 2017. Entah apakah hubungan asmara terlarang ini berlanjut ke ranjang, belum terjawab.

INI KATA SEKDA

Sekda yang dikonfirmasi Kabar Timur seputar chat mesra dengan Fani enggan berkomentar banyak. Dia meminta kasus obrolan mesra ini tak perlu diberitakan.
“Saya lagi di atas pesawat, tidak enak sama orang-orang (penumpang lain) di sini. Jangan dinaikkan lah (diberitakan) kalau yang gitu-gitu,” kata pria yang telah beristri itu, Kamis (5/4) sore.

Untuk mengorek lebih dalam hubungan spesial dengan Fani, Kabar Timur kembali menghubungi Sekda Hamin Bin Thahir di telepon selulernya pada Minggu dan Senin (9/4), tapi tak direspon.

Senin kemarin, Kabar Timur menemui Sekda di ruang kerjanya di kantor gubernur Maluku. Lagi-lagi Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah Maluku ini menolak membuka jalinan kisah kasihnya dengan Fani.

Sekda terkesan tak bersikap gentlemen menghadapi isu chat mesra yang diduga dirinya dengan Fani. Buktinya, entah alasan apa, Sekda mengarahkan Kabar Timur menanyakan soal chat mesra itu ke Subhan Pattimahu, Ketua DPD KNPI Maluku. “Beta sudah panggil Han (Subhan Pattimahu), karena dia yang lebih tau,” ujar Sekda, kemarin.

Apakah jawaban itu terkait chat mesra dengan Fani? Tiga kali ditanya, tiga kali pula Sekda memberikan jawaban yang sama. “(Tanya ke Han), ya, karena dia lebih tau. Apakah itu betul atau tidak nanti dia yang jelaskan. Nanti dong kira beta yang bela diri lai serba salah lai. Jadi tanyakan ke dia (Subhan),” kata dia.

“Tanya dia, dia akan jelaskan. Tadi beta panggil dia di sini. Nanti dia jelaskan,” lanjut Sekda yang lagi-lagi menolak menjelaskan langsung chat mesranya dengan Fani.

Sebelumnya, saat Kabar Timur bersama sejumlah rekan-rekan jurnalis menanti di ruang tunggu untuk mewawancarai Sekda, Subhan Pattimahu juga terlihat mengantri untuk menemui Sekda di ruangan yang sama. Subhan masuk terlebih dahulu sebelum Kabar Timur dan sejumlah awak media mendapat giliran bertemu Sekda.

Tidak tau apa yang dibahas, sekitar 30 menit Subhan berada di dalam ruangan Sekda. Namun diduga kuat pertemuan itu menyentil soal chat mesra Fani dan Sekda yang bocor dan tersebar di sejumlah kalangan. (TIM)

BERITA LAINNYA

Bendera RMS Ditemukan di Pantai Hulaliu

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Tim Reskrimsus Geledah Kantor Bupati Buru

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Hari Ini KPU Tetapkan DPT Pilgub

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Divonis 5 Tahun, Narapidana Dirawat di RSJ

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Bos “Remaja Indah” Dihukum Bayar Pesangon

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Ini Tiga Kabupaten Penunggak Raskin Terbesar

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB