Menu
Rabu, 25 April 2018
Ist

KABARTIMUR.co.id,TUAL- Polres Maluku Tenggara (Malra) akhirnya menyikapi gelombang demo “goyang” Plt Walikota Tual Hamid Rahayaan. Sejumlah saksi akan dipanggil dalam penyelidikan yang siap digelar dalam waktu dekat.

Kapolres Malra melalui Kasatreskrim AKP Arief menegaskan, pihaknya telah menyiapkan surat pemanggilan saksi. Untuk mengusut dugaan pemalsuan ijasah oleh Hamid Rahayaan yang dilaporkan elemen Masyarakat Penegak Konstitusi Nasional Kota Tual.

“Kita akan panggil untuk meminta klarifikasi (keterangan) dari pihak sekolah terutama. Dari guru, mantan guru, mantan kepala sekolah. Mantan teman-teman sekolahnya. Untuk pemeriksaan yang bersangkutan (Hamid) belum. Kita harus mulai penyelidikan dari bawah dulu toh,” papar AKP Arief kepada Kabar Timur, Rabu (11/4).

Pantauan Kabar Timur kemarin, aksi demo masih berlanjut berlangsung di depan Kantor DPRD Kota Tual. Tidak ada mobilisiasi massa seperti demo-demo sebelumnya, selain hanya belasan orator yang menyampaikan orasi secara bergantian.

Tidak saja mengecam kinerja Polres Malra yang lamban menindaklanjuti laporan yang disampaikan elemen masyarakat, para orator ini mengecam keras Panitia Khusus atau Pansus dan lembaga DPRD Kota Tual yang telah memberikan legitimasi terhadap Hamid ketika mencalonkan diri sebagai “pengganti antar waktu” Wakil Walikota Tual di tahun 2017 lalu.

Polres Malra disoroti sebab dinilai plin plan mengambil sikap. Padahal laporan Polisi sudah disampaikan disertai bukti-bukti valid hasil investigasi elemen masyarakat.

Dalam demo kemarin, selain mendesak Polisi mengusut indikasi pemalsuan ijasah, Polisi juga didesak menelusuri dugaan suap di tubuh DPRD Kota Tual, sehingga Hamid mulus melangkah ke kursi Wakil Walikota Tual.

Oleh pendemo, Hamid Rahayaan disinyalir diloloskan oleh Pansus dan DPRD Kota Tual, hanya dengan modal surat keterangan kepala sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri Mastur. Padahal seharusnya, jika ijasah tingkat SMP ini tercecer, hilang atau terbakar mestinya dikuatkan dengan surat keterangan Polisi.

Selain itu dalam surat keterangan itu, tidak dicantumkan alasan dikeluarkannya surat keterangan tersebut disertai dengan legalisir yang sah dari Kanwil Kementerian Agama Kabupaten Malra sesuai surat edearan Dirjen Agama Islam No: 5343 Tahun 2015 tentang penerbitan surat keterangan pengganti ijasah/surat tanda tamat belajar.

Selain itu, penulisan nama pada ijasah tidak konsisten, mulai jenjang SD/Ibtidayah, SMP/Tsanawiyah dan SMA/Aliyah. Namun pada ijasah SD tertulis nama Abdul Hamid Rahayaan, sedang pada ijasah Tsanawiyah dan Aliyah ditulis Abd. Hamid Rahayaan. Dalam surat keterangan No.MTS.25.02/PP01.1/35/2008 sebagai pengganti ijasah Tsanawiyah tidak tercantum nomor seri ijasah. Sementara nomor ijasah, menurut pendemo, merupakan hal subtantif yang membuktikan keabsahan surat keterangan pengganti ijasah dimaksud.

Salah satu orator demo, Nizar Sather mengaku heran dengan lolosnya Hamid Rahayaan ke tampuk kekuasaan. Sementara dari hasil investigasi terungkap, jika Hamid di masa lalu melalui jenjang pendidikan dasar dan menengahnya tidak normal seperti lazimnya para murid sekolah kala itu.

Menurut Nizar, Hamid contoh Wali Kota paling unik di dunia. Riwayat pendidikannya, diibaratkan masuk kelas satu hari, bolos satu minggu. Yang bersangkutan baru masuk kelas setelah para guru mencarinya di rumah.

“Lalu setelah tamat SMP, dia jalan-jalan ke pulau Seram. Kemudian pulang kampung ikut ujian SMA, tapi ijasah SMP tidak ada. Ketika calon wawali dia mendesak-desak Kepala Sekolah SMP buat surat keterangan. Dia (Hamid) ini pejabat negara yang menang di tikungan sementara orang lain susah payah,” kata Nizar. (KTA)

BERITA LAINNYA

Bendera RMS Ditemukan di Pantai Hulaliu

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Tim Reskrimsus Geledah Kantor Bupati Buru

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Hari Ini KPU Tetapkan DPT Pilgub

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Divonis 5 Tahun, Narapidana Dirawat di RSJ

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Bos “Remaja Indah” Dihukum Bayar Pesangon

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB

Ini Tiga Kabupaten Penunggak Raskin Terbesar

Rabu, 25 April 2018, 00:49 WIB