Menu
Kamis, 24 Mei 2018
ist

KABARTIMUR.co.id,AMBON-Seekor ular piton dengan ukuran panjang sekitar 9 meter ditangkap warga di sebuah  kebun cokelat di Desa Latu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Ular piton raksasa itu pertama kali ditemukan saat pemilik kebun sedang membersihkan rumput yang ada di kebunnya itu pada Kamis kemarin. Saat itu pemilik kebun kaget bukan kepalang setelah melihat hewan melata tersebut sedang berada di kebunnya.

“Waktu itu bapak saya lagi membersihkan rumput dan langsung menemukan ular tersebut di semak-semak,”kata Rajak Pelu saat dihubungi dari Ambon, Jumat (27/4).

Rajak mengaku karena ularnya terlalu besar, ayahnya kemudian kembali dan memberitahukan penemuan itu kepada beberapa warga kampung. Selanjutnya mereka mengajak sejumlah warga dari Desa tetangga, Rumah Kay untuk menangkap ular piton tersebut.

“Yang tangkap ularnya itu warga dari Desa Rumah Kay, ular itu langsung dibawa pulang ke desa Rumah Kay,”kata Rajak.

Rajak yang ikut menyaksikan penangkapan ular tersebut mengaku beberapa warga Rumah Kay  harus bersusah menangkap ular tersebut, karena tubuh ular yang terus melingkar dan bobotnya yang sangat besar.

“Waktu tangkap agak susah karena ular melingkar di pepohonan, apalagi ularnya paling besar,”katanya.

Dia mengaku ular tersebut akhirnya berhasil ditangkap setelah, warga membunuh hewan melata tersebut dengan cara memecahkan kepalanya dengan kayu. Setelah itu warga kemudian memikul ular dan membawanya ke desa.

“Ada sekitar 8 orang yang memikul ular itu menuju jalan raya untuk dibawa ke Desa Rumah Kay,”ujarnya.

Warga lainnya mengaku bangkai ular piton tersebut kemudian dibawa ke Desa Rumah Kay untuk dimakan. Penemuan ular piton itu sempat menjadi perhatian warga yang melintas di jalan di hutan desa tersebut.

Beberapa warga yang penasaran bahkan memberhentikan kendaraannya untuk melihat dari dekat bangkai ular itu. Selebihnya beberapa orang warga ikut berselfie dengan ular tersebut.
“Dong bawa ka Rumah Kay mau masak disana. Kemarin ada banyak ornag yang deng motor singgah lia akang lai,”kata Usman. (KT)

BERITA LAINNYA

Korupsi Speedboat BPJN, PPK Diperiksa Jaksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Dukung Adam Rahayaan Satu Kades “Korban”

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Sekda SBB Dicecar 33 Pertanyaan

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Pekan Depan Wali Kota Dipriksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

19 Rumah Dieksekusi Paksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Cekcok, Suami Bacok Istri

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB