Menu
Kamis, 24 Mei 2018
ist

KABARTIMUR.co.id,NAMLEA – Petaka menimpa Usman Pelu, warga Desa Kayeli, Kecamatan Teluk Kayeli, Kabupaten Buru. Korban tewas mengenaskan dimakan buaya.

Sebelum ditemukan tak bernyawa, Pelu menghilang dari rumahnya sejak Minggu (13/5) dinihari pukul 03.00 WIT. Pria yang biasa disapa guru Kunut ini baru ditemukan pukul 11.00 WIT. Dia ditemukan tewas dengan sekujur tubuh luka digigit buaya. Binatang buas itu juga melahap satu tangan korban. Tubuh korban ditemukankan oleh masyarakat dan Babinkamtibmas Desa

Kayeli, Brigpol Ahmad. Dia ditemukan setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam.

Ketika ditemukan, tubuh korban luka robek di jidat, tangan kiri dan kanan hilang, serta paha dan betis luka bekas gigitan buaya.

Ibrahim Wael, tokoh masyarakat Teluk Kayeli menuturkan, Mingu dini hari, korban menyampaikan kepada istrinya akan ke suang di belakang rumah untuk buang hajat. Tetapi lebih setengah jam, korban tidak kembali ke rumah. Ditunggu sekian lama, suaminya tidak kunjung datang.

Karena khawatir, istrinya mengabari keluarga dan warga sekitar. Warga kemudian mencari guru Kunut mulai dari TKP dan di daerah sekitar. Tak menemukan keberadaan korban, wilayah pencarian diperluas. Pada pukul 11.00 WIT, korban ditemukan telah tewas. Tubuhnya mengapung di muara sungai Masarete atau sekitar satu Km dari rumahnya. Diduga korban diterkam buaya saat buang hajat di sungai yang tak jauh dari rumahnya.

Warga kemudian mengevakuasi jenasah korban dan dibawa ke rumah duka. “Korban sudah dimakamkan di pemakaman umum Desa Kayeli jam dua siang,” imbuh Ibrahim. (KT)

BERITA LAINNYA

Korupsi Speedboat BPJN, PPK Diperiksa Jaksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Dukung Adam Rahayaan Satu Kades “Korban”

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Sekda SBB Dicecar 33 Pertanyaan

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Pekan Depan Wali Kota Dipriksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

19 Rumah Dieksekusi Paksa

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB

Cekcok, Suami Bacok Istri

Kamis, 24 Mei 2018, 00:00 WIB