Menu
Selasa, 20 Pebruari 2018

KABARTIMUR.co.id,AMBON - Sebanyak 15 bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Senin hari ini menyampaikan visi dan misi di Partai Hanura. Para penguji dari kalangan akademisi dan perwakilan DPP Hanura.

Balon Gubernur dan Wakil Gubernur yang menyampaikan visi dan misi, yakni Said Assagaff (balon Gubernur), Barnabas  Orno (balon Gubernur), Andrias Rentanubun (balon Wagub), Irjen Pol Murad Ismail (balon Gubernur), Bitzael Silvester Temmar (balon Gubernur), Tagop Soulisa (balon Gubernur), Melkias Frans (balon Wagub), Dipl.

Oekonom Engelina Pattiasina (balon Gubernur), Mozes Rudy Timisela (balon Wagub), Herman Koedoboen (balon Gubernur), Abdullah Vanath (balon Wagub), Moh Sidik Sangadji (balon Gubernur), Johosua Markus Yoltuwu (balon Gubernur), Julius Latumerissa 9ablon Gubernur), dan Jacki Noya (balon Gubernur).’’Pak Assagaff akan menyampaikan visi dan misi pertama.

Setelah itu diikuti dengan pak Orno,’’kata ketua Penjaringan DPD Hanura Maluku, Faraid Souwakil, kepada kabar Timur, kemarin.

Dia mengaku, tim penguji dari kalangan akademisi. Mereka adalah, Prof Simon Nirahua, Dr Rulan tawari, dan Dr Izak Matitaputty.’Sementara perwakilan dari DPP Hanura hanya sebagai tim penilai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur,’’terangnya.

Dikatakan, setelah penyampaian visi dan misi, pihaknya kemudian menyampaikan berkas dan hasil penyampaian visi dan misi ke DPP Hanura.’’Selanjutnya, para balon akan disurvei elektabilitasnya,’’jelasnya.

Faraid menekankan, semua balon yang mendaftar di Hanura memiliki peluang yang sama untuk diusung. Yang penting, kata dia, balon emiliki elektabilitas tinggi.’’Tentu balon yang diusung memiliki elektabilitas bagus. Hanura sangat berkepentingan untuk memenangkan Pilgub,’’pugkasnya. (KTM)

BERITA LAINNYA

Maluku Protes Saham Blok Masela Dibagi ke NTT

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB

Satu Pria “Bertopeng” Ditembak Polisi

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB

Ada Pembiaran di Gunung Botak

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB

PDIP Maluku “Pecah” Tiga Kubu

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB

Novum Perkara Darmo 51, Tidak Ada Markup

Senin, 19 Pebruari 2018, 23:36 WIB